Bagaimana Membuat Sebuah Territory Planning yang Tepat?

23 Agustus 2022

Territory planning yang efektif dapat membuat tim Anda menjadi lebih produktif, meningkatkan jangkauan pelanggan, meningkatkan penjualan secara keseluruhan, dan mengurangi biaya (cost). Di sisi lain, Territory planning yang tidak seimbang dan perubahan konstan dalam pembagian wilayah dapat merusak produktivitas serta hubungan kerja antara klien dan account manager.

Territory Planing by two people discuss

Itulah mengapa sangat penting untuk mengerjakan sebuah strategi territory planning, baik Anda yang baru memulainya, atau memperbarui rencana yang sudah ada. Mari kita gali lebih lanjut pada artikel ini akan membahas mengenai territory planning secara lebih mendalam.

Definisi dari Territory Planning?

Territory planning adalah proses membuat rencana dan wilayah yang dapat diterapkan untuk menargetkan pelanggan yang tepat, menetapkan tujuan untuk pendapatan, dan memastikan pertumbuhan penjualan dari waktu ke waktu. Metode dan konsep ini biasa digunakan bisnis untuk memperdalam wawasan pada peta untuk memahami wilayah penjualan (sales region), area layanan (services zone), atau zona waralaba (franchise zones).

Artinya, territory planning pada konsep lokasi maupun penjualan tidak berbentuk statis atau kaku, melainkan dinamis dan fleksibel, tetapi masih ada kriteria standar yang perlu diperhatikan dan mengikuti berbagai kondisi seperti: kondisi pasar, pesaing, tujuan perusahaan, dan lain-lain. Ada banyak  pertimbangan mengenai pengembangan manajemen wilayah yang mendasar, tetapi berikut adalah beberapa  yang sering digunakan sebagai sebuah trade-off: 

  • Business Strategy: Perusahaan yang menargetkan segmen premium (SES A+) mungkin lebih mudah mengelola wilayah penjualannya dibandingkan dengan produk yang menargetkan segmen umum atau rata-rata (SES B, SES C). 
  • Working Load: Working Load pada tim penjualan juga harus menjadi dasar pertimbangan saat mempersiapkan manajemen wilayah penjualan. 
  • Business Potential atau Market Potential: Potensi Usaha atau Pasar turut mempengaruhi bentuk atau model pengelolaan ruang ritel. Daerah-daerah dengan daerah pasokan yang sama tetapi memiliki potensi pasar yang berbeda memiliki bentuk pasokan yang berbeda. 
  • Area Coverage: Tentu saja, semakin besar wilayah atau area pasar, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menjangkau semua toko di area tersebut. Selain itu, jarak tempuh yang lebih lama membutuhkan model cakupan yang berbeda juga atau tim penjualan yang lebih besar (banyak) lagi. 
  • Outlet Type: Memiliki gerai yang beragam dengan karakteristik yang berbeda-beda. Secara umum outlet terbagi menjadi grosir, pengecer, pengecer kecil, dan daerah modern dan tradisional, serta berbagai jenis gerai. 

Oleh karena itu, perusahaan harus memiliki strategi yang tepat, agar mampu mengidentifikasi pesaing (kekuatan dan kelemahan) dan yang lebih penting lagi adalah mampu mengontrol pengelolaan wilayah. Memperhatikan pekerjaan penjualan dan wilayah penjualan, yang menentukan keberhasilan atau kegagalan penjualan juga di lokasi tersebut sangatlah penting. 

Untuk itu, diperlukan strategi yang terencana untuk mengelola ruang kerja penjualan agar perusahaan dapat menguasai pasar lokal. Apalagi jika Anda menempatkan tim penjualan Anda (field service) di lapangan. Alasannya, jika penjual salah dalam penempatan penjual dan pembagian ruang kerja, maka akan mempengaruhi beberapa hal seperti peningkatan biaya per penjualan dan inefisiensi dalam operasi sehari-hari penjual. Pada akhirnya berdampak pada (tidak efisien) distribusi dan penjualan produk yang dijual.

Baca Juga: Konsep dan Implementasi Site Planning

Territory Management apa itu?

Dalam bisnis hal yang penting dilakukan untuk keberlangsungan bisnis adalah dengan melakukan distribusi dan pemasaran produk. Strategi distribusi dan pemasaran ini sangat perlu untuk diperhatikan. Terutama dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, strategi bisnis terutama distribusi dan pemasaran menjadi sangatlah penting agar dapat menentukan kebijakan strategi yang tepat bagi perusahaan. Maka dari itu perlu dilakukan penangan wilayah atau dapat disebut dengan terrritory management. 

Territory management sendiri adalah sebuah konsep dari aktivitas yang meilihat data berbasis wilayah yang dibatasi oleh domisili dan lokasi, yang bertujuan untuk fokus pada pelanggan dan produk di sekitarnya. Aspek-aspek yang di lihat adalah mengenai value dari sebuah lokasi dan peluang yang ada di lingkungannya.

Menggunakan Territory Design

Penerapan terittory planning tidak terlepas pada pelaksanaan territoty management dan territory design. Territory design adalah bagian dari Analisa Bisnis menggunakan lokasi atau peta, dicapai dengan menggunakan alat pemrosesan geo dan antarmuka untuk membuat, menyeimbangkan dan memelihara wilayah Anda secara otomatis. Bersama Carto, Anda bisa mengoptimalkan perjalanan di lapangan untuk memastikan lebih banyak kunjungan per perjalanan, memelihara dan memperluas pengunjung (konsumen) potensial tertinggi serta mengidentifikasi kesenjangan dan berdayakan perwakilan untuk menghabiskan lebih banyak waktu dalam fokus penjualan.

Dengan menggunakan konsep pemetaan pada territory planning, Anda dapat melakukan identifikasi pelanggan dengan menggunakan pembagian wilayah kerja dengan basis batasan wilayah misal pada pemerintahan (kelurahan, kecamatan, dan lain sebagainya), pengkodean pos, jalan utama dan kawasan industri disekitarnya. 

Manfaat Menerapkan Territory Planning Untuk Bisnis Dan Perusahaan

Perencanaan Wilayah atau territory planning membantu Anda merancang wilayah yang optimal untuk tim penjualan dan layanan bisnis Anda. Membandingkan skenario yang dapat membantu Anda menutup kesenjangan dalam cakupan penjualan dan layanan, mendistribusikan beban kerja (workload) secara adil dan mempertahankan wilayah yang seimbang pada pendapatan. Anda dapat memilih skenario terbaik untuk menetapkan model wilayah yang cocok dan terbaik untuk Anda.

Baca Juga: Ketahui 5 Contoh penerapan Geospatial Data

Territory planning membantu operasi penjualan dan layanan mengelola serta menyeimbangkan kembali wilayah yang Anda miliki. Secara khusus, hal ini akan membantu tim untuk:

  • Mensejajarkan wilayah dengan data akun, pengguna, dan data bisnis penting.
  • Mendistribusikan peluang penjualan dan permintaan layanan dengan cara yang adil dan tepat.
  • Optimalkan wilayah dengan cepat untuk memenuhi tuntutan market yang berubah dan pengaruhnya terhadap tingkat kepegawaian (manpower) di area tersebut.

Terralogiq dapat membantu dan menemukan solusi territory planning untuk bisnis Anda. Sebagai perusahaan yang berfokus pada pengembangan location intelligence, Terralogiq dapat membantu membuatkan dashboard dan aplikasi territory planning untuk membantu mmembangun solusi operasional perusahaan Anda.

Temukan solusi territory planning yang tepat bersama Terralogiq, hubungi kami melalui alamat email halo@terralogiq.com untuk berkonsultasi bersama spesialist kami yang siap membantu Anda.

Baca Juga: Menentukan Smart Profiling untuk Bisnis dan Market Anda

Author Profile

Albi Panatagama

Marketing and Public Relations Terralogiq Premier Partner Google Maps Platform

|

Share this post on

Related Article

Leave a Reply

Name

Email

Comments