--> Route Optimization: Tingkatkan Profit Untuk Industri 

Route Optimization: Tingkatkan Profit Untuk Industri 

2 Maret 2023

Umumnya orang mengenal route optimization hanyalah sebatas menemukan rute terpendek dari satu titik ke titik lainnya. Namun nyatanya, route optimization memiliki potensi yang lebih besar untuk perusahaan, khususnya perusahaan yang bergerak dalam bidang logistik atau supply chain.

Key TakeAways:

  • Manfaat dari route optimization
  • Efek yang diberikan route optimization terhadap bisnis
  • Perbedaan route optimization dan Google Maps

Route optimization memiliki peranan penting bagi banyak bisnis, khususnya yang menangani pengiriman barang dengan lebih efisien. Tak hanya itu saja, route optimization pun dapat meningkatkan profit bisnis Anda, yaitu dengan cara:

Route optimization

Mencegah Potensi Keterlambatan dalam Pengiriman 

Route optimization dapat menangkap kondisi lalu lintas secara real-time, seperti kemacetan, kecelakaan dan hambatan lainnya yang mungkin dapat mengganggu jadwal pengiriman Anda. Dengan route optimization, pengirim dapat memastikan estimasi waktu pengiriman dengan lebih akurat dan merencanakan rute lain untuk mempercepat proses pengiriman. 

Memangkas Perencanaan Rute Secara Manual

Rute pengiriman jauh lebih akurat dan cepat dengan route optimization apabila dibandingkan dengan perencanaan rute manual. Hal ini dapat membantu produktivitas berjalan dengan lebih baik. 

Membantu Mengurangi Jarak Tempuh

Seperti yang diketahui, route optimization dapat mengetahui situasi jalan secara real time. Tentunya hal ini dapat membantu untuk mengurangi jarak tempuh untuk keseluruhan kegiatan operasional di lapangan, seperti biaya bahan bakar, biaya perawatan kendaraan hingga menurunkan tingkat kecelakaan. Pengiriman secara efisiensi dapat dilakukan dengan route optimization dan algoritma yang cerdas sehingga dapat membuat rute terbaik dengan ketersediaan kurir dan kendaraan yang ada. 

Multi-tops Route Planner 

Industri logistik mengharuskan jasanya untuk mengirimkan barang ke berbagai lokasi. Untuk itu route optimization dapat membantu kurir untuk mendapatkan rute efisien. 

Perencanaan rute dapat menarik lebih banyak prospek pelanggan Anda (lead generation)

Perangkat lunak perencanaan rute juga akan membantu Anda memenangkan berbagai bentuk kerja sama, baik itu B2C maupun B2B. Anda akan lebih mudah memenangkan tawaran untuk kontrak baru karena Anda dapat menawar cukup rendah untuk mengalahkan pesaing Anda sambil tetap menawar cukup tinggi untuk memastikan Anda menghasilkan keuntungan yang layak.

Apapun bisnis Anda, baik itu pengiriman makanan ataupun paket barang, route optimization software adalah cara terbaik untuk meningkatkan efisiensi dan profit bisnis Anda. Berinvestasi pada teknologi ini akan sangat potensial untuk bisnis Anda untuk mendapatkan profitabilitas yang konsisten karena fitur route optimization yang kuat yang menghasilkan pengurangan biaya keseluruhan.

Manfaat route optimization bagi bisnis

Route optimization merupakan kunci penting agar pengiriman barang dapat berjalan efisien. Terlebih di Indonesia dengan letak geografis yang unik. Oleh sebab itu, digitalisasi perencanaan rute melalui route optimization dapat membantu perusahaan dalam menjawab tantangan-tantangan dalam proses last mile delivery tersebut. 

Perusahaan dapat memangkas jumlah jarak perjalan, waktu perjalanan, hingga memangkas biaya-biaya seperti bensin dan perawatan kendaraan. Hasilnya, perusahaan dapat meningkatkan jumlah pesanan yang diantarkan dalam satu kali perjalanan dan secara tidak langsung juga mengurangi waktu pengembalian dari suatu barang.

Perusahaan dapat menerapkan route optimization melalui dua cara, yaitu by route dan by vehicle. Perusahaan hanya cukup memasukkan beberapa data yang bisa disesuaikan dengan regulasi perusahaan masing-masing dan secara otomatis sistem akan memperlihatkan rute terbaik untuk pengiriman barang untuk masing-masing kurir ataupun armada. 

Selain itu, perusahaan dapat memangkas jumlah waktu perjalanan, tetapi juga sumber daya yang ada. Dengan route optimization, perusahaan dapat mengurangi biaya operasional kendaraan hingga 10% dan memangkas jarak tempuh hingga 51%.

Tidak sebatas itu, route optimization dapat membantu mengurangi waktu loading – unloading barang dan dikombinasikan dengan load optimization dapat menghasilkan skema terbaik untuk memaksimalkan jumlah barang yang dikirim. Sementara itu, manajemen dan administrator (dispatcher) dapat memantau pergerakan barang dan kurir secara real-time mulai dari awal barang keluar hingga tiba ke tujuan pengiriman.

Dengan demikian, mereka dapat mengetahui jika sewaktu-waktu ada barang atau kurir yang diam/tidak bergerak sehingga manajemen dapat mengatasi isu tersebut dengan cepat.

Kenapa bisnis perlu route optimization?

Berdasarkan data dari Capgemini, biaya untuk proses last mile delivery mencapai 53% dari total biaya pengiriman dan hingga 41% dari total biaya supply chain. Sebagian besar biaya ini merupakan akibat dari cara manual yang masih digunakan.

Sehingga, digitalisasi route planning melalui route optimization dapat membantu perusahaan menjawab tantangan-tantangan dalam proses last mile delivery tersebut. Perusahaan dapat memangkas jumlah jarak perjalan, waktu perjalanan, hingga memangkas biaya-biaya seperti bensin dan perawatan kendaraan.

Hasilnya, perusahaan dapat meningkatkan jumlah order yang dikirim dalam satu kali antar, meningkatkan jumlah pengantaran, dan secara tidak langsung dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

Perbedaan Route optimization dengan Google Maps

Kesalahpahaman paling umum adalah masih banyak yang menganggap bahwa Route Optimization sama dengan Google Maps. Padahal keduanya memiliki perbedaan dan prioritas fungsinya masing-masing.

Singkatnya, Anda dapat menggunakan Google Maps untuk mengetahui “apa cara terbaik untuk pergi dari titik A ke titik B?”

Google akan melihat dua alamat yang Anda berikan dan dengan cepat melakukan geocode sebelum menentukan dua penanda pada peta. Google akan membantu Anda memilih semua kemungkinan segmen jalan di antara dua titik Anda.

Penilaian segmen jalan tersebut berdasarkan faktor-faktor seperti jarak terpendek, panjang segmen jalan penghubung, dan kondisi lalu lintas pada saat itu. Kemudian Google akan merekomendasikan rute dengan skor tertinggi dengan beberapa alternatif lain.

Jika Anda mencari jalur terpendek di antara dua titik atau lokasi, Anda dapat menggunakan Google Maps sebagai route planning. Namun jika Anda merencanakan rute dengan lebih dari dua titik perhentian, kita tidak lagi berbicara tentang jalur antara A ke B, melainkan A ke B ke C ke D dan seterusnya. Untuk itu Anda perlu mempertimbangkan rute yang efektif untuk mencapai tujuan sesuai rencana.

1.) Route planning adalah tindakan merencanakan rute pada peta dengan titik awal dan akhir. Hal ini juga dapat mencakup catatan tentang pemberhentian apa pun yang harus dilakukan di sepanjang jalan.

2.) Route optimization berarti tidak hanya membuat rute tetapi juga bekerja untuk membuatnya efisien. Tujuannya adalah untuk menjangkau sebanyak mungkin pemberhentian (dan melayani sebanyak mungkin klien) sambil mengurangi waktu berkendara. 

3.) Perbedaan utama lainnya antara perencanaan rute dan optimasi rute adalah modernitas. Pada dasarnya, perencanaan itu sudah cukup kuno, sedangkan optimalisasi rute dengan teknologi yang lebih canggih sangat penting untuk setiap bisnis di era yang digitalisasi sekarang ini.

Optimalkan Rute Bisnis Anda Bersama Terralogiq

Untuk memaksimalkan penggunaan rute lebih baik, Anda bisa berkonsultasi dengan Terralogiq, Google Maps Premier Partner Indonesia terpercaya. Sebagai perusahaan yang telah menjalin kerja sama dengan GoogleMaps, Terralogiq telah dipercaya menangani ratusan klien untuk berbagai kebutuhan bisnisnya.

Salah satu layanan Terralogiq yang populer adalah jasa mapping dan geomarketing. Melalui jasa ini, Terralogiq berusaha membantu perusahaan Anda untuk mendapatkan analisa bisnis berdasarkan kondisi geografi.

Dapatkan informasi lebih lengkap terkait layanan Terralogiq melalui website resmi Terralogiq.com.

Author Profile

Nuritia Ramadhani

Content Manager

|

Share this post on

Related Article