Pemanfaatan Google Maps Platform untuk meningkatkan layanan perbankan

Pemanfaatan Google Maps Platform untuk meningkatkan layanan perbankan

12 Juli 2021

Dalam dunia modern sekarang ini, peranan perbankan dalam memajukan peranan suatu negara sangatlah besar, hampir semua sektor yang berhubungan dengan berbagai kegiatan keuangan selalu membutuhkan jasa perbankan. Dibutuhkan pemanfaatan Google Maps Platform untuk meningkatkan kinerja dan insight mengenai konsumen untuk menjawab tantangan tersebut.

Indonesia merupakan negara berpenduduk terbesar yang menduduki nomor 4 berdasarkan survei dari Worldometers pada tahun 2020 dan Biro Sensus Amerika Serikat berlaku sampai 1 Juli 2021, yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. 

Oleh karena itu Indonesia merupakan salah satu model utama bagi Bank maupun lembaga keuangan. Dikutip dari Wikipedia.com luas wilayah Indonesia adalah 1.905.570 km persegi, sehingga kepadatannya 141 penduduk per km persegi.

Angka pertumbuhan Indonesia merupakan yang tertinggi kedua di lima besar negara dengan penduduk terbanyak yaitu 1,07% per tahun. Dengan data tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi saat ini, masyarakat tidak bisa lepas dengan kebutuhan jasa layanan suatu bank, karena bank dianggap sebagai tempat yang aman untuk menginvestasikan uang.

Pemanfaatan-Google-Maps-Platform-oleh-mikel-parera
Source: unsplash.com (@mikelparera)

Sehingga informasi mengenai bank, baik berupa lokasi kantor, jaringan ATM yang tersebar maupun jenis produk pelayanan yang ditawarkan sangat diperlukan oleh masyarakat. Informasi ini dirasa masih kurang, sedangkan masyarakat membutuhkan informasi ini secara cepat dan akurat.

Dengan masalah tersebut dapat diatasi dengan menggunakan suatu sistem informasi geografis (SIG) dengan memanfaatkan analisis spasial, dimana pengguna bisa memasukkan nama bank atau layanan melalui input pencarian kemudian sistem akan memberikan informasi yang diinginkan oleh pengguna.

Selain itu dengan pemanfaatan Google Maps Platform sistem informasi geografis ini di berbagai pemain di jasa keuangan menggunakan analisis spasial untuk mengidentifikasi peluang pasar baru dan membedakan diri dari pesaing yang semakin banyak. Dengan pemanfaatan sistem informasi geografis mampu meningkatkan layanan perbankan dengan analisis lokasi.

Baca juga: Wajib tahu ini dia 4 Teknologi Geospasial dan penerapannya di Indonesia

Sistem informasi Geografis merupakan suatu sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, menggabungkan, mengatur, mentransformasikan, memanipulasi dan menganalisis data-data geografis.

Secara umum jenis data yang digunakan untuk mempresentasikan fenomena yang terdapat di dunia nyata adalah data spasial dan data non spasial (data atribut).

Segala sesuatu dalam layanan keuangan bersifat hiper-lokal, untuk mengetahui ‘where’ dalam perbankan adalah kunci untuk memahami ‘what and why?’

Financial Technology atau Fintech yang akhir–akhir ini menjadi topik perbincangan banyak orang. Sektor layanan keuangan Fintech adalah suatu hal baru dalam bidang perekonomian, yang juga memiliki peluang yang sangat besar. 

Itulah mengapa kemudian banyak startup baru pada Fintech di Indonesia mulai bermunculan. 

Selain dari peluang yang besar, kemudahan–kemudahan yang dapat dilihat dari menjalankan Fintech ini dapat menjadi alasan orang untuk memulai bisnis ini.

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) ketiga yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 38,03% dan indeks inklusi keuangan 76,19%.  Angka tersebut meningkat dibanding hasil survei OJK 2016 yaitu indeks literasi keuangan 29,7% dan indeks inklusi keuangan 67,8%.

Fakta tersebut memberikan banyak peluang di bidang perbankan dan financial service lainnya dengan suatu inovasi yang memudahkan masyarakat akan dengan sendirinya tersebar dan diterima oleh masyarakat secara langsung.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik data bank dan kantor bank pada tahun 2019 adalah sebanyak 110 bank dan 31,127 kantor bank yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jaringan ribuan unit kerja perbankan per masing-masing bank. 

Dengan banyaknya bank yang tersebar di Indonesia tercatat kurang lebih $30 triliun transaksi dari generasi milenial. Suatu survey mencatat bahwa generasi milenial memiliki ekspektasi lebih dari 30% kepada layanan perbankan, dan bersedia beralih bank dalam kurun waktu 90 hari ke depan untuk mendapatkan user experience yang lebih baik.

Proyeksi pertumbuhan pada tahun 2020 dari bank digital lebih dari 175% secara tahun ke tahun. Pertumbuhan tersebut yaitu lebih dari 60% nasabah aktif perbankan yang menggunakan saluran digital (online dan seluler), dan 80% dari semua titik kontak nasabah tersebut terjadi di digital.

Pemanfaatan-Google-Maps-Platform-pada-aplikasi perbankan-by-markus-winkler
Source: unsplash.com (@markuswinkler)

Mengintegrasikan pemanfaatan Google Maps Platform dengan bisnis atau teknologi aplikasi seluler, dapat membantu untuk:

  • Mencegah penipuan dan meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menggunakan validasi alamat (address validations).
  • Menemukan cabang dan layanan perbankan yang sesuai.
  • Data dan peta real-time untuk memperkaya detail transaksi.
  • Selain itu dapat mengoptimalkan jaringan aset dan memberikan layanan pelanggan yang lebih baik.

Berbagai inovasi lainnya yang dapat dikombinasikan dengan Google Maps Platform adalah:

1. Services Locator

Seperti namanya service locator adalah layanan pencarian yang memungkinkan pelanggan (nasabah) untuk memahami:

  1. Cabang bank terdekat (kantor cabang, ATM, atau jaringan unit perbankan lainnya).
  2. Informasi layanan seperti jam beroperasi, dan produk.
  3. Waktu dan rute ke cabang.

2. Fraud Detector

Implementasi dari pemanfaatan Google Maps Platform mampu membantu untuk mendorong efisiensi operasional bisnis salah satunya dalam:

  1. Menganalisa waktu perjalanan antar transaksi.
  2. Kecocokkan lokasi seluler dan lokasi transaksi kartu.
  3. Mendeteksi otomatis negara saat bepergian.

4% dari panggilan telepon layanan pelanggan (nasabah) disebabkan oleh transaksi yang tidak dikenal karena merek ritel tidak cocok dengan nama entitas pada pernyataan. 

Dengan melakukan visualisasi pada peta, pelanggan (nasabah) dapat mengidentifikasi transaksi dan menghindari panggilan ke call center. 

3. Branch Consolidation

Mengoptimalkan lokasi ATM dan cabang, membuat lebih banyak keputusan hipotek berbasis data, atau menargetkan kampanye pemasaran untuk produk keuangan baru.

Analisis jaringan aset saat ini untuk mendapatkan lokasi cabang dengan mempertimbangkan faktor spasial untuk memantau kinerja situs telah menjadi prioritas utama bagi tim Business Intelligence dan Data Science di perbankan.

4. Geomarketing

Berdasarkan pengalaman pelanggan (nasabah) yang dipersonalisasi antara konsumen dan bank mampu memberikan strategi untuk menilai potensial pasar dengan memanfaatkan lokasi untuk menargetkan kampanye pemasaran secara spasial untuk produk seperti hipotek, proposisi akun baru, dan kartu kredit dapat menghasilkan akuisisi dan konversi yang jauh lebih tinggi.

5. Dashboard aset secara real-time

Menerapkan kemampuan analitik prediktif dengan menampilkan sebaran jaringan unit kerja dalam dashboard monitoring proyek di atas visualisasi Google Maps Platform meliputi assets tracking baik aset yang bergerak maupun aset yang diam. 

Dashboard yang mampu menganalisa potensial mapping dengan mengkombinasikan Google Places, Street view dan data third party lainnya untuk mengidentifikasi segmen pasar.

Untuk dapat memahami peluang pasar baru dengan memetakan tren pembelian, demografi, dan pendapatan rumah tangga. Juga merencanakan potensial cabang dan ATM baru dengan memvisualisasikan serta identifikasi lokasi berdasarkan demografi dan lalu lintas pejalan kaki.

Demikian pembahasan mengenai Google Maps Platform yang mampu meningkatkan layanan perbankan dengan analisis lokasi.

Terralogiq sebagai satu-satunya Google Maps Premier Partner di Indonesia bertujuan membantu bisnis anda untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis dengan mengintegrasikan Google Maps Platform dan menyederhanakan penerapan Google Maps API dan SDK.

Jika Anda memerlukan bantuan dalam mengimplementasikan Google Maps Platform APIs untuk solusi bisnis aplikasi atau membutuhkan dukungan teknis dan informasi lainnya mengenai pemanfaatan Google Maps Platform. Hubungi kami di halo@terralogiq.com . Semoga bisa membantu, terimakasih sudah membaca artikel kali ini, tunggu update terbaru pembahasan di artikel selanjutnya yaa..

Author Profile

Sada

Customer Solutions Consultant Terralogiq Premier Partner Google Maps Platform

|

Share this post on

Related Article

Leave a Reply

Name

Email

Comments