Menggunakan dan Mengetahui Fungsi Dari Google Maps API

Mengenal lebih dekat Google Maps API dan Maps Javascript API

23 Oktober 2020

Pada Era digital, kebutuhan akan peta atau Maps merupakan salah satu fitur yang harus dimiliki oleh banyak platform diluar sana. Bisa dijadikan salah satu contoh sebagian besar web – web perusahaan dan yang memiliki kantor fisik pasti menggunakan fitur peta. Tujuannya untuk meningkatkan kredibilitas perusahaan tersebut dan menambah kepercayaan para pengunjung website terhadap perusahaan yang menaruh lokasi fisiknya pada maps. Google Maps API yang memiliki salah satu fitur terbaik untuk melaksanakan hal tersebut. Fitur ini dapat membantu viewers atau penjelajah website dalam usahanya mencari lokasi asli perusahaan secara langsung.

Setiap layanan terutama jika berhubungan dengan kebutuhan sebuah aplikasi yang menggunakan data realtime selalu ada yang dinamakan dengan API. API artinya adalah Application Programming Interface. Memiliki fungsi pelaksanaan dimana sistem memungkinkan dapat menjalankan hal yang sama terjadi pada dua aplikasi sekaligus atau lebih secara bersamaan.

Lalu apa tugas API itu sendiri? Application Programming Interface (API) adalah kumpulan komponen yang dibuat dalam kelas-kelas yang menjalankan peran atau fungsi khusus. Maka dari itu kesimpulannya Google Maps merupakan serangkaian fitur atau komponen untuk melaksanakan berbagai fungsi-fungsi yang berhubungan dengan aplikasi pemetaan. Google Maps API dibuat dengan Javascript, sehingga API ini juga akan lebih mudah dipahami bagi orang yang sudah mengenal Javascript, terlebih lagi yang sudah berpengalaman dengan berbagai pemrograman berorientasi objek.

Baca Juga: 3 Langkah Mudah Memulai Menggunakan Google Maps Platform

Sejarah Google Maps

Google-Maps-API

Mari kilas balik bagaimana Google Maps lahir, produk ini pada awalnya dirancang oleh Lars dan Jens Eilstrup Rasmussen di perusahaan yang bernama Where 2 Technologies sebagai sebuah program desktop C++. Cikal bakal Google Maps pertama kali didesain dan dibuat oleh dua programmer Denmark tersebut di kota Sydney, Australia.

Singkat cerita perusahaan ini diakuisisi oleh Google pada bulan Oktober 2004 dan diubah menjadi sebuah aplikasi web. Lalu setelah itu, Google Maps kembali diluncurkan kepada publik pada bulan Februari 2005 setelah penambahan akuisisi dari perusahaan visualisasi data geospasial, serta analisis lalu lintas. Google secara resmi kemudian mengumumkan Google Maps pada tahun 2005 melalui halaman blog Google. Sedangkan Google Maps API sendiri baru di release pada bulan Juni 2005.

Setelah perkembangannya Google Maps kemudian hadir untuk mobile seluler, dan dirilis pada bulan September 2008. Kemudian, Pada Agustus 2013, Google berniat untuk menjadikan aplikasi ini semakin populer di dunia terutama untuk pengguna smartphone. dengan target market atau sasaran penggunanya lebih dari 54% pemilik smartphone di seluruh dunia, atau setidaknya telah memakai sekali. Dalam masa rilis Google Maps merupakan produk dengan pencapaian penggunaan yang semakin meningkat, meskipun masih ditemukan ada beberapa kelemahan pada Google Maps,

Produk Google Maps

Google Maps merupakan salah satu produk berbasis geospatial dari Google. Adapun ciptaan yang serupa seperti Google Earth Engine dan Google Earth KML. Google Maps merupakan produk buatan Google yang memungkinkan kita melihat peta dari seluruh dunia. Dengan kekayaan data yang dimiliki, dan tingkat akurasi yang cukup baik, tidak mengherankan jika Jumlah pengguna bulanannya bisa mencapai 1 miliar orang. Ini menunjukkan bahwa Google Maps merupakan salah satu produk unggulan dan salah satu yang terbaik dari Google.

Bahkan tidak hanya tampilan peta yang bisa dinikmati, Google Maps mengembangkan produknya dengan menyediakan tampilan atau citra dari beberapa lokasi langsung secara real, seperti bangunan, jalan, dan lain-lain.Kabar baiknya banyak orang tahu Google Maps adalah layanan gratis dari Google dan cukup populer, kita dapat memakai produk atau menambahkan fitur Google Maps ini ke dalam website kita sendiri tentunya dengan menggunakan Maps Javascript.

Perlu bantuan Integrasi Untuk Google Maps Platform? Hubungi Terralogiq – Google Maps Premier Partner Indonesia

Penggunaan Google Maps API

Google Maps API merupakan serangkaian data yang adalah kumpulan library JavaScript. Untuk menggunakan fitur atau memprogram Maps Javascript API tersebut cukup mudah. Yang kita butuhkan adalah pengetahuan seputar HTML dan JavaScript, lalu koneksi Internet. Dengan menggunakan Google Maps API sendiri kita dapat menghemat waktu serta biaya. Bayangkan jika kita dapat mempergunakan atau mengaplikasikan peta digital yang handal, sehingga kita bisa fokus membangun pada data-data yang diperlukan untuk kepentingan bisnis atau khalayak banyak. Google telah merangkum semua data peta-peta tersebut dengan jangkauan yang sangat luas hingga 92% di Dunia.

Google juga menyediakan Google Maps API yang memungkinkan kita membangun aplikasi dengan memanfaatkan fitur Google Maps.Google Maps API merupakan sebuah API yang disediakan oleh Google untuk menggunakan peta Google (Google Map) dalam aplikasi yang kita bangun. Salah satu produk unggulan Google ini memungkinkan kita memodifikasi peta dan informasi yang ada di dalamnya.

KIta bisa lihat untuk Google Maps API tersedia untuk berbagai platform, seperti:

  • Web adalah Maps API yang dapat digunakan pada Web.
  • Android adalah Maps API yang digunakan pada aplikasi Android.
  • iOS adalah Maps API yang digunakan pada aplikasi iOS.
  • Web Service adalah penggunaan Google Maps melalui Web Service.

Untuk kebutuhan dalam menerapkan fungsi peta pada sebuah website kita bisa mempergunakan Maps Javascript API. API memungkinkan kita menyematkan peta di situs web atau aplikasi dengan Google Maps. Kemampuan yang didapat seperti untuk mencari lokasi sebuah bisnis atau toponim, membangun rute, dan melihat panorama. Kita juga dapat mempergunakan JavaScript API dalam project analitik yang berbasis lokasi dan memerlukan visualisasi data.

1. Maps API

Maps Javascript API

Maps Javascript API ini biasa disebut juga sebagai Dynamic Maps merupakan visualisasi dari tampilan peta digital milik Google. Dynamic Maps ini biasanya ditampilkan pada halaman website ada pun yang menggunakan Dynamic Maps untuk aplikasi mobile karena menggunakan bahasa pemrograman Hybrid

Kelebihan dari Dynamic Maps diantaranya tampilan interaktif, dapat memiringkan, memutar, memperbesar / memperkecil, dan menggeser dengan kontrol penuh. Kemudian, Dynamic Maps dapat dilakukan kostumisasi dengan memasukan beberapa layer lain di atas peta, seperti gambar, batas wilayah tertentu, heatmap, dsb serta dapat merubah marker dan menampilkan info window diatasnya.

Baca juga: Intip update terbaru dari Google Maps – Natural Feature Styling

Penerapan Google Maps Javascript

Google Maps Javascript memungkinkan kita untuk menyesuaikan peta dengan konten dan styling sendiri, baik jika ingin menampilkan halaman website ataupun perangkat mobile seluler. Maps Javascript API memiliki empat tipe peta dasar (peta jalan, satelit, hibrida, dan medan) yang dapat Anda modifikasi menggunakan lapisan dan gaya, kontrol dan kejadian, serta berbagai layanan dan pustaka yang dimiliki Google.

Javascript API memungkinkan kita untuk menyematkan peta di situs web atau aplikasi sehingga pengguna dapat mencari bisnis atau tempat, membangun rute, melihat panorama, dan menggunakan fitur lain yang tersedia pada Google Maps. Peta pada Google memiliki data yang selalu diupdate, sehingga peta yang kita miliki dan lihat selalu menampilkan data real dan terbaru.

Ada beberapa kemudahan yang bisa didapat dengan menerapkan Maps Javascript API yaitu:

Konfigurasi Maps yang fleksibel

Kita dapat menggunakan Maps Javascript API untuk mengkonfigurasi bagaimana pengguna dapat berinteraksi di dalamnya. Dengan keluwesan mengatur peta tersebut dan menentukan bagaimana tampilan peta tersebut. Lebih jauh untuk mensetting gaya maupun objek pada peta. Kita dapat memilih mulai dari elemen standar saja atau mencoba untuk membuat tata letak khusus. Peta tersebut akan memiliki fungsi yang sama di berbagai jenis perangkat.

Visualisasi serta Analisa data

Maps JavaScript API dapat membantu kita dalam memvisualisasikan sejumlah besar data maupun informasi yang muncul. Hal ini kemudian dapat menjadi pertimbangan dalam membuat keputusan berdasarkan analisis geo yang ada. Fitur yang bisa digunakan antara lain bisa dengan menggunakan pengelompokan dan pengelolaan objek untuk menampilkan sejumlah besar objek di peta tanpa mengorbankan kinerjanya.

Pada berbagai praktek Google Maps merupakan salah satu pendekatan dengan menggunakan metode tambahan untuk menemukan objek geografis secara cepat pada peta. Mencari bagaimana menentukan lokasinya relatif satu sama lain, dan melakukan operasi lain dengannya. Fitur ini lebih jauh menciptakan peta khusus yang diperlukan, terutama jika ingin mengubah proyeksi peta tersebut atau menampilkan panorama.

Maps SDK for Android

Maps SDK for Android ini secara fungsi dan pengertiannya sama dengan Dynamic Maps yang sudah dijelaskan pada Dynamic Maps di atas. Perbedaan Maps SDK for Android dengan Dynamic Maps ini mengharuskan pengguna menggunakan bahasa pemrograman Native agar fungsi SDK ini dapat berjalan dengan baik. Sesuai dengan namanya Maps SDK for Android hanya tersedia untuk perangkat android saja.

Maps SDK for iOS

Maps SDK for iOS pun secara fungsi dan pengertiannya sama dengan Maps SDK for Android. Perbedaannya hanya platform untuk menjalankannya yaitu perangkat iOS saja.

Baca lebing lengkap: Ingin menggunakan Google Maps Platform SDK pahami konfigurasinya disini

Maps Static API

Maps Static APi merupakan sebuah layanan Google Maps Platform API yang menyediakan imagery atau gambar dari lokasi yang ditentukan. Maps Static API seperti namanya, SKU ini tidak interaktif seperti Dynamic Maps yang dapat digeser. Dalam pengimplementasiannya, Maps Static API ini digunakan pada halaman kontak di website PT. Terralogiq Integrasi Solusi. Dimana Maps Static API digunakan untuk melakukan penitikan lokasi kantor koresponden dari PT. Terralogiq Integrasi Solusi.

Untuk melakukan integrasi Maps Static API pada website Anda, Anda perlu memasukkan parameter https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap? pada bagian website yang Anda inginkan. Sebagai contoh Anda ingin menampilkan foto peta kawasan New York City seperti di bawah ini:

static-maps-api

Maka, Anda perlu memasukan baris kode ini ke dalam source code Anda

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=Brooklyn+Bridge,New+York,NY&zoom=13&size=600x300&maptype=roadmap&markers=color:blue%7Clabel:S%7C40.702147,-74.015794&markers=color:green%7Clabel:G%7C40.711614,-74.012318&markers=color:red%7Clabel:C%7C40.718217,-73.998284&key=YOUR_API_KEY

Berikut penjelasan masing-masing baris kode diatas;

  • Parameter utama: https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?
  • Center merupakan titik tengah dari lokasi yang diinginkan, dalam baris kode diatas yang menjadi titik tengahnya adalah Brooklyn Bridge, New York, NY
  • Zoom merupakan jumlah pembesaran pada maps. Semakin besar zoom level nya maka akan semakin dekat tampilan maps nya.
  • Size merupakan ukuran image yang akan ditampilkan pada website Anda, dalam baris kode diatas ukuran yang digunakan adalah 600×300 pixel.
  • Map Type adalah jenis peta yang digunakan dalam Maps Static API. Ada beberapa jenis Maps diantaranya Terrain, Satelite, dan Roadmap.
  • Markers dalam foto diatas ada 3, yaitu marker biru dengan label S, marker hijau dengan label G dan marker merah dengan label C. Masing-masing marker diharuskan memiliki titik koordinat untuk dapat divisualisasikan dalam peta.
  • Key adalah API Key yang Anda miliki untuk dapat menggunakan SKU Maps Static API. Key ini bersifat wajib karena tanpa key maka Maps Static API ini tidak akan bisa aktif dan menampilkan gambar peta lokasi yang diinginkan.

Street View Static API

Street View Static API ini serupa dengan Maps Static API yang hanya menampilkan imagery atau gambar dari suatu lokasi di peta dengan panorama 360°.

2. Routes API

Directions API

Sama seperti Anda menggunakan Google Maps Public dalam mencari rute perjalanan, pada Google Maps Platform API ini pun bisa melakukan hal yang sama untuk membantu Anda dalam menentukan rute perjalanan. Directions API ini dapat mengembalikan informasi rute perjalanan, waktu tempuh, dan jarak tempuh dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Direction API biasa digunakan untuk perusahaan yang membutuhkan rute dalam bisnis prosesnya, salah satunya logistik.

Google Maps Platform API ini dapat membantu perusahaan logistik untuk memperoleh data lokasi yang akurat, rute pengiriman tercepat yang dilengkapi dengan informasi jarak dan waktu tempuh kurir dan penerima barang bisa mendapatkan informasi estimasi waktu kedatangan barang. 

Baca juga: Pahami! Bagaimana Memasang Google Maps Directions API di Aplikasi

Distance Matrix API

Distance Matrix API adalah layanan yang menyediakan jarak dan waktu tempuh untuk matriks lokasi asal dan tujuan. Berbeda dengan Directions API, Distance Matrix API tidak memberikan informasi rute perjalanan, namun hanya jarak dan waktu tempuh saja yang secara umum sering digunakan oleh pengguna. Contoh implementasi Distance Matrix API dalam kehidupan sehari-hari biasanya digunakan untuk melakukan persebaran titik-titik lokasi toko atau kendaraan terdekat.

Roads API

Roads API mengidentifikasi jalan yang dilalui kendaraan dan memberikan metadata tambahan tentang jalan tersebut, seperti batas kecepatan. Layanan ini memungkinkan Anda memetakan koordinat GPS ke geometri jalan, dan menentukan batas kecepatan di sepanjang segmen jalan. Tahukah Anda kalau ada 3 layanan web-services yang disediakan oleh Roads API? Simak penjelasannya disini.

  • Snap to Roads merupakan layanan yang mengembalikan geometri jalan yang paling sesuai untuk sekumpulan koordinat GPS tertentu.  Layanan ini mengumpulkan titik-titik GPS yang berada disekitar rute kemudian mengembalikannya ke titik yang diambil pada jalan yang paling mungkin dilalui oleh kendaraan Anda. Pengimplementasian Snap to Roads ini biasanya digunakan pada pelacakan kendaraan pada aplikasi ojek online.
  • Nearest Roads adalah layanan yang mengembalikan segmen jalan individu untuk sekumpulan koordinat GPS tertentu.  Layanan ini mengumpulkan titik-titik GPS dan mengembalikannya pada jalan terdekat untuk setiap titik.
  • Speed Limits adalah layanan yang memberikan data batas kecepatan yang terdapat pada ruas-ruas jalan. Speed limits biasanya digunakan untuk perusahaan yang memiliki layanan atau produk assets tracking. Keakuratan Informasi yang terdapat pada speed limits ini tidak dapat dijamin karena data yang disajikan tidak real-time, kemungkinan berupa estimasi saja, tidak lengkap, tidak akurat dan mungkin ketinggalan zaman. Adapun batasan negara-negara mana saja yang dapat menyediakan speed limits ini dapat dilihat pada dokumentasi speed limits region. Kabar baiknya, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki kualitas dan ketersediaan data speed limits yang baik.

3. Places API

Places API ini merupakan salah satu Google Maps Platform API yang menjadi primadona bagi pengguna karena dalam Places API ini terdapat lebih dari 200 juta data lokasi di seluruh dunia yang dimiliki oleh Google. Places API ini biasanya digunakan pada platform website. Places API ini masih dibagi menjadi beberapa SKU lain diantaranya,

  • Place Search adalah layanan pencarian alamat yang mengembalikan hasil pencarian lokasi berdasarkan string yang dituliskan oleh pengguna.
  • Place Detail adalah layanan yang menampilkan informasi dari lokasi yang dicari. Informasi yang didapatkan berupa nama, alamat, kontak hingga rating lokasi.
  • Place Photos adalah layanan yang menyediakan foto-foto lokasi yang disimpan dalam basis data Google Places.
  • Place Autocomplete merupakan layanan pencarian alamat otomatis yang memberikan saran lokasi berdasarkan lokasi yang dituliskan pengguna.
  • Query Autocomplete merupakan layanan yang menyediakan prediksi kueri untuk penelusuran geografis berbasis teks, menampilkan hasil  yang disarankan saat pengguna mengetik.

Places SDK for Android

Places SDK for Android ini tidak jauh berbeda fiturnya dengan Places API diatas. Namun, SKU ini hanya dapat digunakan pada perangkat android saja.

Places SDK for iOS

Places SDK for iOS ini tidak jauh berbeda fiturnya dengan Places SDK for Android diatas. Namun, SKU ini hanya dapat digunakan pada perangkat iOS saja.

Places library, Maps Javascript API

Dalam Places Library ini terdapat seluruh penjelasan yang lebih mendetail mengenai penggunaan Places API pada Maps Javascript API. Biasanya library yang digunakan untuk mencari lokasi yang terdapat pada area yang ditentukan, seperti batas peta, atau sekitar titik tetap.

Geocoding API

Geocoding API adalah salah satu layanan untuk dapat melakukan konversi alamat menjadi titik koordinat atau latitude longitude. Ada pun Anda bisa melakukan sebaliknya, dari titik koordinat menjadi alamat yang bisa dibaca oleh pengguna, yaitu reverse geocoding.

Geolocation API

Geolocation ini kurang lebihnya bisa dikatakan sama dengan Geocoding yang memberikan informasi alamat, namun perbedaannya antara geocoding dengan geolocation adalah geolocation melakukan konversi alamat tidak berdasarkan GPS perangkat, melainkan menggunakan router wifi atau pemancar telekomunikasi terdekat. SKU ini menjadi salah satu alternatif yang bisa diaktifkan ketika GPS perangkat tidak aktif.

Time Zone API

Time Zone API merupakan layanan yang memberikan informasi waktu dan tanggal berdasarkan titik koordinat pengguna. SKU ini bisa diimplementasikan untuk aplikasi absen online sebagai dasar validasi agar waktu masuk absen tidak dapat dimanipulasi oleh staf/ karyawan perusahaan Anda.

Demikian penjelasan masing-masing Google Maps Platform API. Anda bisa mendapatkan penjelasan yang lebih detail lagi bila ada penjelasan diatas yang kurang dipahami dengan mengirimkan email ke halo@terralogiq.com atau mengirimkan pesan melalui LinkedIn.

Author Profile

Albi Panatagama

Marketing and Public Relations Terralogiq Premier Partner Google Maps Platform

|

Share this post on

Related Article

Leave a Reply

Name

Email

Comments