Manfaat, Keunggulan, dan Fitur Google Classroom, Inovasi Pembelajaran Jarak Jauh

4 Oktober 2021

Google Classroom adalah salah satu aplikasi pembelajaran daring yang kian populer selama pandemi Covid-19. Aplikasi milik Google ini memungkinkan pembelajaran dilakukan secara jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan internet. Selain aktivitas belajar-mengajar, Google Classroom app dapat Anda gunakan untuk berbagai keperluan, seperti meeting dan workshop online. 

Kehadiran Google Classroom jadi wujud dari kecanggihan teknologi saat ini. Pesatnya perkembangan teknologi yang merambah sektor pendidikan ini juga disertai dengan berbagai keunggulan lewat fitur-fitur yang ditawarkan. 

google classroom

Mengenal Aplikasi Google Classroom 

Sebagai aplikasi pembelajaran, Google Classroom memungkinkan pendidik untuk membuat ruang kelas khusus dan membagikan kode kelas untuk siswanya bergabung. Aplikasi yang dapat diakses secara gratis ini juga memungkinkan pendidik untuk memberikan tugas dan materi tanpa harus bertatap muka secara langsung. 

Aplikasi ini pertama kali diumumkan pada 6 Mei 2014 dan hanya tersedia untuk kalangan terbatas, tepatnya untuk anggota program Google G Suite for Education. Pada tahun 2015, aplikasi ini mulai di-upgrade dengan mengintegrasikan Google Kalender. Baru di tahun 2017, aplikasi ini dapat diakses oleh pengguna tanpa persyaratan memiliki akun Google Apps for Education. 

Menariknya lagi, Google Classroom terintegrasi dengan layanan Google lainnya sehingga mempersingkat proses pembelajaran. Beberapa layanan yang terintegrasi dengan Google Classroom adalah Google Drive, Gmail, Google Calendar, Google Docs, dan lain sebagainya. Selain bisa diakses melalui website, layanan Google ini juga bisa kamu akses melalui aplikasi di smartphone. 

Keunggulan Google Classroom untuk Pembelajaran Online

Seiring dengan perkembangan teknologi yang kian pesat di era digital, menggunakan Google Classroom menawarkan banyak kemudahan, baik untuk pendidik maupun siswa. Lantas, apa saja keunggulan dari aplikasi ini? 

1. Lebih Praktis dan Akses yang Mudah 

Tak bisa dipungkiri bahwa Google Classroom lebih praktis dibanding pembelajaran tatap muka secara offline. Anda tak perlu datang ke sekolah untuk memberikan tugas dan materi bagi siswa karena aplikasi ini dapat diakses dimanapun dan kapan pun. Bahkan, aplikasi ini dapat dioperasikan dengan mudah oleh pemula sekalipun. 

2. Pembelajaran Lebih Efisien 

Kelebihan Google Classroom selanjutnya adalah pembelajaran menjadi lebih efisien. Anda tak perlu khawatir terlambat masuk kelas karena jalanan yang macet. Selain itu, biaya operasional pun bisa dipangkas berkat adanya aplikasi pembelajaran online ini. Dengan kata lain, Google Classroom mampu menghemat waktu dan tenaga. 

3. Melatih Kemandirian Siswa 

Keunggulan lain dari aplikasi ini adalah melatih kemandirian siswa. Berbeda dari sistem pembelajaran offline dimana murid mendapatkan pengawasan oleh guru selama proses pembelajaran. Mau tak mau, siswa dituntut lebih aktif dan mandiri agar tidak tertinggal materi pembelajaran. Jika dimaksimalkan secara tepat, aplikasi ini mampu mengembangkan kemampuan belajar anak.

Kendati demikian, berkurangnya pengawasan dari pendidik menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Sebab tidak jarang anak membutuhkan pengarahan ketika menghadapi kendala selama proses belajar. Oleh karenanya, untuk membentuk kemandirian siswa dibutuhkan peran dari orangtua. 

4. Fitur yang Lengkap 

Keunggulan lain dari Google Classroom terletak pada fiturnya. Sebagai search engine terbesar dengan berbagai layanan, aplikasi online ini memberikan kemudahan bagi Anda karena fitur yang bervariatif. Anda dapat menyimpan file dengan mudah karena aplikasi ini terintegrasi dengan Google Drive. Selain itu, Anda bisa melakukan evaluasi pekerjaan tanpa harus membuang banyak waktu melalui fitur Google Form. 

5. Memungkinkan Pembelajaran Jarak Jauh

Tak peduli di mana pun Anda berada, Anda dapat terhubung dengan siswa tanpa harus datang ke sekolahan. Bahkan, ketika Anda melakukan perjalanan ke luar kota atau luar negeri sekali pun, Anda bisa melakukan kontrol terhadap peserta didik, mulai dari kehadiran hingga tugas. 

6. Proses Setting dan Pembuatan Kelas yang Mudah 

Google Classroom apk juga memberikan kemudahan dalam proses setting atau pembuatan kelas. Anda tak perlu membuat website dan menyewa hosting untuk melakukan pembelajaran online. Anda bisa langsung mengakses aplikasinya untuk memulai kelas. Selain itu, data-data yang Anda butuhkan selama proses pembelajaran tersimpan secara aman di Google Cloud Storage. 

Setelah membuat kelas, pengajar dapat menambahkan beberapa siswa yang mengikuti kelasnya ataupun membagikan link untuk mengakses kelas tersebut. Tak sampai disitu, interface-nya yang user friendly terbilang ideal untuk pengajar dengan tingkat kemampuan e-learning yang berbeda-beda. 

7. Meningkatkan Kerjasama dan Komunikasi Antar Pengajar dan Siswa

Jika dibandingkan dengan sistem pembelajaran offline, Google Classroom memberikan kemudahan bagi pendidik dan siswa untuk melakukan kolaborasi secara online. Siswa maupun pendidik bisa melakukan presentasi secara efisien. Bahkan, siswa dapat memberikan feedback untuk rekan sekelas mereka melalui diskusi yang tersedia di Google Classroom. 

8. Penyimpanan Data Terpusat di Google Cloud 

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa penyimpanan data pada aplikasi pembelajaran online ini terpusat di Google Cloud. Materi yang dikirimkan tersimpan di dalam Google Drive dan dapat diakses kapan pun, begitu pula dengan tugas yang dikirimkan. Bahkan, Anda tak perlu khawatir dengan hasil penilaian, karena semuanya tersimpan secara aman di dalam Google Cloud. 

google classroom

Fitur-fitur Menarik Dari Google Classroom 

Aplikasi Google Classroom menawarkan banyak kemudahan bagi para penggunanya karena setiap layanan yang dimiliki oleh Google terintegrasi secara langsung dengan aplikasi ini. Selain itu, saat Anda login Google Classroom, Anda akan menemukan berbagai fitur menarik, seperti berikut ini: 

1. Pemberian Tugas 

Fitur pertama yang bisa Anda rasakan dari aplikasi ini adalah pemberian tugas dengan cara yang lebih efisien. Anda bisa melakukan kolaborasi online melalui integrasi layanan pada Google dengan berbagi tugas dalam bentuk dokumen melalui Google Docs. 

Anda bahkan bisa membuat tugas dalam bentuk template yang bisa diedit oleh setiap siswa. Bahkan, siswa dapat menambahkan lampiran Google Drive untuk setiap tugas yang mereka terima. Menariknya lagi, siswa bisa langsung mengirim tugas mereka untuk selanjutnya Anda berikan penilaian. 

2. Penilaian 

Google Classroom juga mendukung sistem penilaian dengan cara yang cukup bervariatif. Anda bisa memberikan komentar secara langsung dengan mengedit tugas yang telah siswi kirimkan untuk memantau perkembangan mereka dalam setiap pembelajaran. Hasil tugas yang telah diedit bisa Anda kembalikan kepada siswa untuk dijadikan bahan pembelajaran ulang. Menariknya, tugas yang telah dikerjakan ini hanya bisa diedit oleh guru. 

3. Pengumuman dalam Aplikasi 

Selain pemberian tugas dan penilaian, Anda bisa membuat pengumuman dalam aplikasi yang memungkinkan siswa untuk mengomentarinya, sehingga komunikasi antara guru dan murid dapat berjalan dengan lancar. 

Ketika memposting pengumuman, Anda bisa menambahkan gambar maupun video. Selain itu, Gmail memberikan kemudahan bagi pendidik dengan adanya opsi email bagi guru untuk mengirim email ke seluruh siswa pada saat kelas berlangsung. Selain itu, aplikasi pembelajaran daring ini dapat diakses melalui website maupun smartphone. 

4. Arsip Pembelajaran 

Google Classroom web juga memungkinkan Anda untuk membuat arsip pembelajaran pada akhir semester maupun akhir tahun. Arsip ini akan disimpan di tempat khusus untuk mempermudah Anda mengatur kelas. Data yang telah diarsipkan ini bisa dilihat oleh pendidik maupun siswa, tapi tidak bisa diubah. 

5. Tersedia dalam Aplikasi Seluler 

Google benar-benar memberikan kemudahan untuk sistem pembelajaran online. Sebab aplikasi ini bisa Anda akses melalui laptop, PC maupun smartphone. Melalui aplikasi smartphone, Anda bisa berbagi file dari aplikasi lain, melampirkan file tugas, hingga mengaksesnya secara offline. 

6. Tech Toolkit for Families and Guardians 

Fitur yang satu ini sangat bermanfaat bagi orang tua dalam mendampingi anak-anaknya selama melakukan pembelajaran online. Fitur ini menjawab kebutuhan informasi terkait tool-tool dalam aplikasi Google Classroom. Selain itu, siswa dapat mengakses classroom dan file sekolah melalui Chrome OS dengan perlindungan Family Link sehingga lebih aman. 

7. Teacher Center 

Bagi pengajar, Google juga menyediakan fitur yang tak kalah pentingnya. Di bagian Teacher Center, pendidik dapat menemukan berbagai sumber informasi, menemukan pelatihan, hingga program pengembangan profesional seperti certified coach. 

8. Tersedia dalam 54 Bahasa 

Salah satu fitur yang tak kalah menarik adalah bahasa yang disediakan oleh Google. Aplikasi ini tersedia dalam 54 bahasa sehingga memudahkan komunikasi antara siswa dan pengajar. Banyaknya variasi bahasa yang disediakan dalam aplikasi ini mampu meminimalisir kendala selama proses belajar-mengajar. 

9. Tampilan yang Interaktif 

Google Classroom memiliki tampilan yang interaktif dengan ukuran yang lebih besar, dimana aplikasi ini mampu menampilkan hingga 49 orang peserta dalam kelas Anda. Selain itu, dalam aplikasi ini terdapat tampilan Jamboard yang memudahkan kolaborasi antara siswa dan pengajar. 

Aplikasi ini juga dilengkapi fitur bagi moderator, dimana mereka dapat menjadi orang pertama yang bergabung dalam kelas ataupun mengakhiri kelas. Selain itu, moderator dapat menonaktifkan maupun mengaktifkan chat selama kelas berlangsung. 

10. Penjadwalan Tugas Pada Beberapa Kelas 

Google Classroom online juga dilengkapi dengan fitur penjadwalan tugas pada beberapa kelas. Melalui fitur ini, Anda dapat menjadwalkan tugas pada beberapa kelas dalam satu waktu. Fitur ini membuat pekerjaan lebih efisien dan hemat waktu. 

11. Dashboard untuk Memantau Keaktifan Siswa 

Meskipun menawarkan berbagai kemudahan dalam penyelenggaraan sistem pembelajaran online, tapi tanpa kehadiran siswa, pembelajaran lewat aplikasi ini tidak akan berjalan secara efisien. Untungnya, terdapat dashboard dalam aplikasi ini yang memungkinkan Anda memantau keaktifan para siswa. Melalui dashboard ini pula, Anda bisa memantau kapan terakhir kali siswa aktif, kapan terakhir kali mengumpulkan tugas, dan kapan terakhir kali siswa Anda berpartisipasi melalui fitur komentar dalam aplikasi. 

Baca juga: Google For Education, Transformasi Sistem Pendidikan Di Masa Depan

Memaksimalkan Fungsi Google Classroom dalam Proses Belajar Mengajar 

Secara manfaat, Google Classroom memang memiliki manfaat yang sangat besar di era digital seperti sekarang. Sayangnya, tidak semua tenaga pendidik mampu memaksimalkan fungsi dari aplikasi ini untuk membuat pembelajaran menjadi lebih menarik. Untuk meningkatkan minat siswa dalam mengikuti pembelajaran yang tidak monoton, Anda bisa mencoba beberapa hal berikut ini. 

1. Flipped Learning Model 

Anda bisa menjalankan Flipped Learning Model melalui Google Classroom dengan memberikan materi melalui laman Stream. Anda bisa menyampaikan peta konsep dalam suatu topik untuk memulai kelas. Anda juga bisa menyertakan link ke sumber yang relevan dengan materi Anda. 

Selain itu, Anda bisa mengajak siswa berkolaborasi dengan meminta mereka memberikan tanggapan lewat fitur komentar sekaligus untuk memeriksa apakah mereka sudah membaca materi atau belum. Setelah itu, Anda bisa memulai tatap muka untuk memperdalam materi yang disampaikan. 

2. Metode Drill 

Metode kedua yang bisa Anda coba adalah metode drill. Melalui metode ini, Anda dapat membuat bank soal untuk diunggah ke Google Classroom. Dengan adanya fitur pengarsipan, Anda bisa menggunakan bank soal tersebut untuk pembelajaran yang akan mendatang. 

3. Fun Learning 

Aplikasi Google Classroom dapat dijadikan media pembelajaran yang menyenangkan dengan menerapkan metode yang lebih fresh. Anda bisa memberikan tugas berupa pengamatan, presentasi, maupun analisis untuk mengasah kemampuan setiap siswa dan meningkatkan keaktifan mereka dalam berpartisipasi selama pembelajaran. 

Mintalah setiap siswa untuk memberikan feedback pada presentasi maupun hasil pengamatan siswa lainnya melalui fitur komentar. Supaya lebih menarik, Anda pun bisa memberikan reward kepada setiap siswa yang berperan aktif selama pembelajaran. 

Partner Terbaik dalam Sistem Pembelajaran Daring Lewat Google Classroom 

Pendidikan adalah prioritas utama bagi setiap anak di Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, sistem pendidikan dapat dijalankan secara online melalui aplikasi Google Classroom. Selain menawarkan kemudahan, aplikasi ini menjadi sarana untuk membiasakan diri pada perkembangan teknologi. 

Pemanfaatannya turut membantu kemandirian siswa dalam memahami materi yang diberikan oleh pendidik sekaligus mengasah kemampuan mereka dalam memecahkan masalah. Jika dilakukan secara benar, hal ini tentunya berdampak pada kemampuan intelegensi siswa. 

Namun prakteknya, pelaksanaan sistem daring masih sering menemui kendala. Meskipun ditunjang dengan fitur yang lengkap, kendala eksternal maupun internal membuat sistem pembelajaran tidak maksimal. selain itu, kemampuan e-learning yang tidak merata juga menjadi kendala tersendiri. 

Untuk mengoptimalkan sistem pembelajaran daring melalui Google Classroom dan layanan Google lainnya yang terintegrasi dalam aplikasi ini, Anda bisa mengandalkan PT. Teralogiq Integrasi Solusi. 

Fokus utama yang bergerak pada Google for Education, Google Cloud Platform & Solutions, dan Google Maps Platform & Geospatial memberikan keuntungan tersendiri bagi Anda. Selain itu, Teralogiq menjadi satu-satunya Google Maps Premier Partner yang ada di Indonesia. 

Baca juga: Fasilitas Chromebook untuk Siswa Lebih Baik Daripada Laptop Biasa

Author Profile

Albi Panatagama

Marketing and Public Relations Terralogiq Premier Partner Google Maps Platform

|

Share this post on

Related Article

Leave a Reply

Name

Email

Comments