Pengertian, Manfaat dan Cara memulai menggunakan Google Compute Engine

27 Oktober 2021

Compute engine Google work

Pernahkan Anda mendengar mengenai Google Compute Engine? Makin berkembangnya digitalisasi mendorong maraknya adopsi Cloud di ranah layanan publik. Pemanfaatan Cloud bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah kebutuhan di era digitalisasi modern saat ini. 

Berdasarkan data penelitian yang di lakukan oleh Goldman Sachs, pertumbuhan sebesar 30% sesuai Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan pada tahun 2018 terjadi pada infrastruktur Cloud dan platformnya.

Studi lain dari OMDIA: Ovum menjelaskan 75% perusahaan enterprise di negara Eropa, Timur Tengah dan Asia Akan mulai melirik layanan berbasis IaaS (Infrastructure as a Service) sejak tahun 2016.

Hal tersebut juga terjadi pada prediksi dari IDC, pergeseran budget belanja IT dari IT tradisional menjadi layanan Cloud mengalami peningkatan sebesar 11%, dan masih banyak kajian lain yang menunjukkan peningkatan dalam penggunaan platform Cloud di dalam semua lini bisnis dan juga jenis layanan Cloud yang digunakan.

Penggunaan Infrastruktur as a Service (Iaas)

Infrastruktur Cloud juga dapat disebut Infrastructure as a Service (IaaS) adalah market atau swalayan yang dapat memberikan akses komputasi tanpa membeli hardware. Infrasktruktur komputasi Cloud ini umumnya berdasarkan teknologi virtualisasi, pelanggan IaaS dapat mengakses melalui dashboard untuk segala fungsi dari infrakstruktur yang diperlukan. 

Compute engine infrastructure

Google Cloud Platform merupakan salah satu layanan IaaS yang tersedia dan memberikan uji coba gratis untuk tahun pertama.

Infrastruktur data center yang dapat mampu mengakomodasi kebutuhan akan kecepatan untuk pengembangan aplikasi. Di sisi lain, layanan Cloud juga diharapkan mampu dalam hal keandalan, kecepatan, dan tools yang lengkap. 

Dengan layanan Cloud, setiap institusi ataupun perorangan tidak lagi disibukkan dengan infrastruktur dan bisa fokus berinovasi serta mengalihkan SDM yang ada untuk menciptakan layanan yang semakin baik.

baca juga: Keunggulan & cara memanfaatkan Google Cloud yang wajib diketahui

Google Compute Engine (GCE) 

Google Compute Engine (GCE) adalah komponen Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS) dari Google Cloud Platform yang dibangun di atas infrastruktur global yang menjalankan mesin pencari Google, Gmail, YouTube, dan layanan lainnya. 

GCE memungkinkan pengguna untuk meluncurkan mesin virtual (VM) sesuai permintaan. VM dapat diluncurkan dari gambar standar atau gambar khusus yang dibuat oleh pengguna. Pengguna GCE harus mengautentikasi berdasarkan OAuth 2.0 sebelum meluncurkan VM. 

Google Compute Engine dapat diakses melalui Konsol Pengembang, RESTful API, atau antarmuka baris perintah (CLI).

Compute Engine dianalogikan dengan PC virtual, di mana Anda akan menggunakan database dan situs web kecil, misalnya. Anda mengelola semuanya, termasuk kontrol drive disk yang diinstal. Jika Anda menggunakan situs web, Anda bertanggung jawab mengatur DNS dll.

Layanan komputasi yang aman dan dapat disesuaikan yang memungkinkan Anda membuat dan menjalankan mesin virtual di infrastruktur Google.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Mengenai VPS Hosting Di Google Cloud Platform

Manfaat menggunakan Compute Engine

  • Predefined machine types: 

Mulai berjalan dengan cepat dengan konfigurasi siap pakai dan siap pakai

  • Custom machine types: 

Membuat VM dengan jumlah vCPU dan memori yang optimal, sambil menyeimbangkan biaya

  • Spot machines: 

Mengurangi biaya komputasi hingga 91%.

  • Confidential computing: 

Enkripsi data Anda yang paling sensitif saat sedang diproses

  • Rightsizing recommendations: 

Optimalkan pemanfaatan sumber daya dengan rekomendasi otomatis

Google Compute Engine menyediakan berbagai CPU dan RAM yang dapat dikonfigurasi dengan berbagai distro linux seperti Debian, CentOS. Selain itu layanan Google Compute Engine juga sudah menyediakan administrator yang tersebar di berbagai zona di dunia seperti di Amerika, Eropa, dan juga Asia.

Memulai menggunakan Compute Engine

Penggunaan Google Cloud Platform diharuskan mengakses di Google Cloud Console yang merupakan Cloud Console dengan membuat proyek untuk mengemas berbagai sumber daya dan layanan yang ditawarkan oleh Google, termasuk juga dalam penggunaan Compute Engine.

Akses ke Cloud console dengan menggunakan akun Gmail Anda. Selama proses pembuatan proyek baru, Anda diminta untuk memasukkan akun penagihan, Akun digunakan untuk menagih sumber daya yang digunakan dalam proyek. Jika Anda tidak menggunakan sumber daya apapun, atau penggunaan masih dalam batas tingkat gratis biaya yang anda keluarkan adalah $0 USD.

Membuat VM Instance menggunakan Cloud Console

Sebelum Anda membuat proyek dan juga instance VM di compute Engine, ada baiknya mengidentifikasi terlebih dahulu sumber daya yang akan digunakan oleh instance yang akan dibuat.

Setiap contoh penggunaan sumber daya dalam bentuk disk, jaringan, gambar dan lainnya. Disk digunakan sebagai penyimpanan untuk instance yang akan dibuat. Jaringan yang digunakan untuk mengarahkan lalu lintas (traffic) ke dan dari instance tersebut. Berikut contoh daftar instance resource yang ada:

  • Gambar

Perangkat lunak dasar yang digunakan untuk meng-host mesin virtual, termasuk OS, sistem dan aplikasi. peran penggunaannya disini akan menghemat banyak waktu dengan tidak harus memilih versi perangkat lunak (software) yang tepat untuk OS yang digunakan.

  • Disk

Disk yang menyediakan ruang penyimpanan untuk instance compute engine

  • Snapshot

Ini adalah is is form persistent disk (sebagai salinan gambar)

  • Network

Seperangkat aturan yang menentukan bagaimana sebuah instance dapat berkomunikasi dengan jaringan lain atau dengan internet

  • Firewall

Aturan yang menentukan bagaimana sebuah instance menerima lalu lintas masuk

  • Route

Menentukan cara menangani lalu lintas yang ditujukan untuk lalu lintas IP tertentu.

  • Alamat

IP Statis untuk instance yang dibuat

  • Machine Type

Mengkonfigurasi mesin yang menentukan jumlah inti dan memori yang tersedia untuk sebuah instan.

Demikian pembahasan mengenai pengertian, manfaat dan cara memulai menggunakan Google Compute Engine.

Terralogiq sebagai satu-satunya Google Maps Premier Partner di Indonesia bertujuan membantu bisnis anda untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis dengan mengintegrasikan Google Maps Platform dan menyederhanakan penerapan Google Maps API dan SDK.

Jika Anda memerlukan bantuan dalam mengimplementasikan Google Maps Platform APIs untuk solusi bisnis aplikasi atau membutuhkan dukungan teknis dan informasi lainnya mengenai Google Maps, Google Cloud hingga Compute Engine bisa menghubungi konsultan Terralogiq di halo@terralogiq.com. Semoga bisa membantu. Terima kasih sudah membaca artikel kali ini, tunggu update terbaru pembahasan artikel selanjutnya yaa..

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh VMware Engine milik Google Cloud Platform

Author Profile

Sada

Customer Solutions Consultant Terralogiq Premier Partner Google Maps Platform

|

Share this post on

Related Article

Leave a Reply

Name

Email

Comments