Geospatial Data Visualization: Manfaat dan Jenis Peta yang Tepat

9 Desember 2023

Dalam meningkatkan pengalaman pengguna untuk memahami geospatial data visualization dengan lebih efektif, Anda tidak hanya memerlukan data dan juga kemampuan berkomunikasi yang baik. Anda juga memerlukan visualisasi data yang tepat agar informasi yang disampaikan menjadi tepat sasaran dan memudahkan Anda dalam mengambil keputusan penting. 

Agar Anda tidak kebingungan dalam memilih jenis visualisasi peta yang tepat, artikel ini akan membantu Anda untuk memahami pentingnya serta memilih jenis peta yang tepat untuk data anda.

Key Takepoints

  • Visualisasi data geospasial adalah sebuah upaya dalam merepresentasikan pentingnya data lokasi dengan memberikan konteks visual.
  • Peta geospasial memiliki beberapa kelebihan dan keterbatasan, tergantung dengan style peta yang digunakan untuk merepresentasikan beberapa data tertentu. 

Pentingnya Geospatial Data Visualization Untuk Bisnis

Visualisasi data geospasial adalah sebuah upaya dalam merepresentasikan pentingnya data lokasi dengan memberikan konteks visual. Memberikan penjelasan mengenai data secara verbal tidaklah cukup mudah dimengerti, sehingga dengan menyajikan informasi dalam bentuk grafis akan memudahkan klien dalam memahami tren, pola, korelasi untuk membantu dalam menarik kesimpulan. 

Geospatial data visualization sangatlah penting dalam bisnis, selain dapat memudahkan penerimaan informasi terkait data secara visual, terdapat juga beberapa manfaat lainnya yaitu sebagai berikut: 

  • Kemampuan untuk memvisualisasikan informasi terkait lokasi dengan mudah, dan meningkatkan wawasan untuk mendorong keputusan
  • Peningkatan kemampuan untuk menyampaikan informasi kepada audiens yang dapat mereka pahami
  • Informasi yang lebih mudah diakses dan dimengerti tanpa perlu penjelasan verbal
  • Peningkatan kemampuan untuk bertindak berdasarkan pengamatan, oleh karena itu, raih kesuksesan dengan ketangkasan yang lebih besar

Inilah mengapa geospatial data visualization sangatlah penting untuk perusahaan dan juga bisnis Anda. Dalam penyampaian informasi mengenai data tersebut, Anda memerlukan kemampuan komunikasi yang baik dalam menyampaikan informasi serta mampu menjelaskan ataupun menarik kesimpulan dari data yang tersedia. 

Jenis-Jenis Geospatial Data Visualization

Peta geospatial memiliki beberapa kelebihan dan keterbatasan, tergantung dengan style peta yang digunakan untuk merepresentasikan beberapa data tertentu. Cara anda merepresentasikan data geospasial akan mempengaruhi hasil kesimpulan yang Anda ingin gambarkan. Sehingga sangat penting untuk memiliki style peta yang tepat agar informasi data yang ada telah disampaikan dengan baik sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Agar Anda dapat memiliki peta geospatial yang tepat untuk memvisualisasikan data, kami sudah merangkum 12 cara yang umum digunakan untuk visualisasi geospatial data beserta penjelasan singkat mengenai kekuatan, kelemahan dan case studi yang sesuai. 

Point Map

Point map adalah cara paling simpel yang digunakan untuk memvisualisasikan data geospasial. Gampangnya, Anda hanya perlu menaruh titik-titik koordinat tertentu pada peta yang menggambarkan variabel yang ingin Anda ukur, misalnya lokasi gedung dan rumah sakit. Peta jens ini sangat cocok untuk menunjukkan penyebaran dan kepadatan tempat tertentu. Namun, anda harus mengumpulkan atau melakukan geocode pada data lokasi secara akurat, sehingga Anda dapat mengidentifikasikan setiap lokasi dengan tepat pada peta. 

Peta jenis ini mungkin agak sulit untuk diterapkan pada peta berskala besar, hal ini dikarenakan titik-titik tersebut akan saling tumpang tindih pada tingkat zoom tertentu. 

Proportional Symbol Map

Peta jenis ini adalah variasi lain dari Point Map. Dengan menggunakan lingkaran atau bentuk-bentuk lainya dan/atau aneka warna titik  untuk mereprentasikan lokasi tertentu. Biasanya peta jenis ini digunakan untuk mewakili beberapa variabel lain sekaligus, seperti populasi ataupun usia. 

Peta jenis ini sangat proporsional dalam menyampaikan beberapa jenis informasi sekaligus. Namun seperti halnya point map, proportional symbol map memiliki kekurangan yang sama yaitu tidak bisa digunakan pada skala peta yang besar karena dapat menyebabkan informasi menjadi tumpang tindih. 

Cluster Map

Cluster Map adalah peta simbol proporsional dengan twist. Peta ini menampilkan konsep serupa menggunakan titik dengan berbagai ukuran dan warna untuk mewakili beberapa jenis data di satu lokasi sekaligus. Namun, titik yang lebih besar ini berfungsi sebagai pengganti titik yang lebih kecil, yang akan terlihat jika Anda memperbesar skala peta. Ini mengatasi masalah utama kepadatan di peta titik, tetapi membutuhkan alat visualisasi data geospasial khusus seperti perangkat lunak GIS.

Choropleth Map 

Peta choropleth adalah jenis peta umum lainnya. Peta ini dibuat dengan memisahkan area yang dipetakan, seperti dengan batas geografis atau politik, dan kemudian mengisi setiap bagian yang dihasilkan dengan warna atau bayangan yang berbeda. Setiap warna atau bayangan mewakili variabel yang berbeda, dan/atau nilai atau rentang yang berbeda untuk satu variabel. Hal ini membuat peta choropleth berguna untuk memvisualisasikan kelompok data di seluruh wilayah geografis sambil mempertahankan konteks batas wilayah.

Cartogram Map 

Variasi peta choropleth ini adalah gabungan dari peta dan bagan. Ini melibatkan pengambilan peta luas wilayah geografis dan membaginya menjadi segmen-segmen sedemikian rupa sehingga ukuran dan/atau jarak sebanding dengan nilai variabel yang diukur. Kemudian setiap segmen diberi warna atau bayangan yang berbeda untuk menghubungkannya dengan nilai yang sesuai. Dengan cara ini, data lebih berkorelasi langsung dengan luas lahan yang dirujuknya.

Hexagonal Binning Map 

Peta Hexagonal Binning adalah varian peta choropleth lain yang membagi area geografis menjadi kisi-kisi yang terbuat dari segi enam biasa dan figur turunan. Ini dengan mudah menciptakan bentuk yang terus menerus sambil tetap menutupi area lahan dengan akurat. Kemudian setiap sel dalam kisi diberi warna atau bayangan untuk mewakili nilai variabel, seperti pada peta choropleth biasa.

Jenis visualisasi data geospasial ini memberikan keseimbangan yang baik untuk memetakan kumpulan titik data granular secara tepat tanpa kehilangan akurasi melalui konversi data diskrit menjadi data kontinu. Namun, akan sulit untuk menaikkan atau menurunkan skala tanpa menggabungkan atau memisahkan sel.

Heat Map 

Heat Map agak mirip dengan peta choropleth karena menggunakan warna atau bayangan untuk mewakili nilai atau rentang nilai yang berbeda. Namun, peta ini menyajikan nilai dan rentang ini sebagai spektrum yang berkelanjutan, bukan sebagai sel diskrit yang dibatasi oleh batas geografis atau politik.

Dengan cara ini, Heat Map  berguna untuk lebih tepat memvisualisasikan pola tinggi (“titik panas”) dan konsentrasi rendah dari suatu variabel. Namun, hal ini dapat mengorbankan akurasi, karena seringkali memerlukan konversi titik data diskrit menjadi spektrum kontinu melalui algoritma.

Topographic Map

Peta topografi adalah bentuk peta data geospasial yang cukup standar. Seringkali, peta topografi digunakan untuk mewakili fitur tanah fisik yang tersebar di suatu wilayah. Ini termasuk elevasi medan (terutama pegunungan, gunung berapi, dan bangunan tinggi lainnya) dan sistem sungai. Mereka juga dapat mencakup hal-hal buatan manusia seperti jalan raya, rel kereta api, atau jaringan transportasi lainnya.

Flow Map

Flow Map, juga dikenal sebagai peta ‘jalur’, adalah versi peta garis yang lebih terspesialisasi. Alih-alih berfokus pada fitur fisik bumi, mereka digunakan untuk mewakili pergerakan benda melintasi bumi dari waktu ke waktu. Peta ini dapat mencakup migrasi manusia atau hewan, sumber daya dan barang lain untuk diperdagangkan, lalu lintas kendaraan, dan pola cuaca (terutama badai yang parah seperti angin topan). Biasanya peta ini dibangun sebagai set atau pasang titik data asal dan tujuan.

Spider Map

Spider Map adalah variasi dari peta aliran. Alih-alih berfokus pada pasangan titik data asal dan tujuan yang terpisah, Spider Map melihat hubungan antara titik asal dan beberapa titik tujuan – beberapa di antaranya mungkin memiliki kesamaan.

Contoh Spider Map dapat berupa peta rute untuk bus, trem, kereta bawah tanah, kereta api, atau moda transportasi lain yang memiliki rangkaian perhentian yang telah ditentukan sebelumnya di antara beberapa kendaraan. Anda juga dapat menggunakan Spider Map untuk menampilkan seberapa sering kendaraan berbagi tumpangan, seperti sepeda atau skuter, diambil dari tempat parkir tertentu dan diturunkan di tempat lain.

Time-Space Distribution Map

Time-Space Distribution Map adalah bentuk lanjutan dari pemetaan data geospasial yang menggabungkan ketepatan peta titik dengan dinamika peta aliran. Peta jenis ini berusaha untuk secara akurat menentukan lokasi objek pada titik waktu mana pun saat mereka bergerak. Secara alami, perta ini hanya dimungkinkan melalui perangkat lunak GIS dan bentuk pemetaan non-statis lainnya. Penggunaan yang paling umum dari peta jenis ini adalah untuk memantau lokasi kendaraan atau perangkat seluler melalui sistem pemosisian global.

Data Space Distribution Map 

Data Space Distribution Map  adalah varian lain dari flow map yang bertujuan untuk tidak hanya merepresentasikan pergerakan benda dari waktu ke waktu, tetapi juga bagaimana variabel yang bergantung pada pergerakan tersebut berubah seiring waktu.

Itulah jenis-jenis peta geospasial yang biasa digunakan untuk melakukan analisa. Sebelum melakukan visualisasi data, Anda perlu melakukan pengumpulan data terlebih dahulu dan melakukan analisis terhadap data-data tersebut. Dengan hal ini, Anda dapat menemukan lubang dalam bisnis Anda dan menentukan strategi khusus untuk mengembangkan bisnis Anda menjadi lebih baik lagi. 

Terralogiq sebagai number one Google Maps partner, telah bekerjasama dengan lebih dari 150 klien untuk menemani setiap langkah bisnis mereka dalam melakukan mapping area.

Layanan geomapping yang ditawarkan oleh Terralogiq telah terbukti bekerja di berbagai perusahaan ternama. Tertarik untuk mengikuti perusahaan ternama dengan strategi Geomarketing? Klik di sini untuk cari tahu info lebih lanjut tentang semua layanan Terralogiq.

Author Profile

Share this post on

Related Article