Mengenal Lebih Dekat Dengan Consumer Profiling dan Manfaatnya

21 Oktober 2022

Saat ini konsumen tidak lagi menerima pesan secara menyeluruh, untuk itu Anda memerlukan sebuah cara agar konsumen Anda mendapatkan pengalaman tak terlupakan atau promo yang seolah dapat “berbicara” untuk mereka. Hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan Consumer Profiling. Mari kita simak secara lengkap mengenai consumer profiling, manfaat serta implemetasinya pada bisnis. 

Consumer Profiling

Key Take Points

  • Consumer Profiling (atau juga dikenal dengan Customer Profiling) adalah salah satu cara untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk identifikasi, segmentasi dan mendefinisi target audience. 
  • Terdapat beberapa jenis consumer profiling yang umum digunakan
  • Terdapat tiga metode yang dapat digunakan berdasarkan cara pengambilan keputusan

Apa itu Consumer Profiling?

Consumer Profiling adalah salah satu cara untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk identifikasi, segmentasi dan memetakan profil pelanggan atau target audience dengan lebih baik. Consumer profiling memiliki data lebih dalam daripada data demografi pada umumnya, itu berarti Anda bisa lebih mengenal konsumen secara lebih dalam dan dapat menyampaikan pesan secara lebih tepat. 

Consumer profiling berfokus pada menciptakan nilai dari data dan memahami semua yang perlu diketahui untuk target konsumen serta pasar yang ada disekitarnya. Beberapa merek terkenal akan mengutamakan data agar dapat menempatkan konsumen pada jantung pesan nya hingga memandu proses perencanaan kampanye hingga positioning merek. 

Proses consumer profiling ini dimulai dengan memfokuskan diri pada pelanggan yang ada saat ini, laly melihat audiens target dan pasar yang diinginkan, hingga mendapatkan validasi bahwa produk Anda adalah jawaban yang dicari oleh konsumen. 

Singkatnya, consumer profiling diperlukan untuk membantu perusahaan dalam memahami dan mendefinisikan konsumen dalam penyampaian pesan secara tepat dan berfokus pada kriteria pelanggan ideal.

Baca Juga: Menentukan Smart Profiling untuk Bisnis dan Market Anda

Jenis-Jenis Consumer Profiling

Terdapat beberapa jenis consumer profiling yang umum digunakan yaitu:

  1. Profiling Demografik: meliputi standar kategori profiling seperti umur, jenis kelamin, pendapatan, status pernikahan, pendidikan dan lain sebagainya. 
  2. Profiling Geografik: merupakan cara yang cukup to the point dengan memahami lokasi konsumen dan mengetahui analisa dari daerah tinggalnya agar dapat membagi konsumen secara regional. 
  3. Profiling Psikografis: memahami konsumen berdasarkan kebiasaan, hobi dan tujuan hidupnya. Cara ini cukup membantu untuk memahami tipe konten cara komunikasi yang sesuai dengan audiens
  4. Profiling Behavioral:  Memahami sikap konsumen adalah salah satu hal paling krusial untuk mengetahui produk apa yang paling dibutuhkan konsumen. Anda bisa menganalisanya melalui daftar pembelian serta pola belanjanya. 

Metode Consumer Profiling

Dalam pengumpulan data untuk consumer profiling, Anda perlu membagi konsumen dalam beberapa grup yang memiliki karakter atau tujuan yang sama. Hal ini dibutuhkan agar memudahkan Anda untuk mengumpulkan data berdasarkan cara pengambilan keputusannya. 

Terdapat tiga metode yang dapat digunakan berdasarkan cara pengambilan keputusan, yaitu:

  1. Pendekatan Psikografis

Metode ini digunakan dengan cara melihat gaya hidup konsumen untuk membaginya dalam segmentasi pasar. Beberapa komponen yang digunakan dalam pendekatan ini adalah:

  • Lifestyle dan demografis: meliputi usia, lokasi dan jenis kelamin. Misalnya, gaya hidup konsumen akan bergantung pada bagaimana produk Anda menjadi kebutuhan konsumen untuk sekolah, kuliah atau ke kantor. 
  • Aktivitas, ketertarikan dan pendapat: Meliputi aktivitas konsumen, ketertarikan serta opini dari konsumen. Misalnya konsumen A menyukai buku romantis sementara konsumen B menyukai buku fantasi, walaupun keduanya adalah buku yang berbeda tetapi konsumen tetaplah pembaca buku, seperti itulah caranya. 
  • Nilai, tindakan dan kelas sosial: Hal ini melihat bagaimana konsumen menghabiskan uangnya dan apa yang mereka pilih untuk menghabiskan uangnya. Kelas sosial sangatlah penting karena hal ini akan menentukan daya beli pelanggan.

Baca Juga: Semua tentang consumer behaviour beserta jenis-jenisnya

  1. Pendekatan Tipologi Konsumen

Pendekatan ini lebih berfokus pada bagaimana motivasi, mindset dan bagaimana terhubung dengan konsumen. Terdapat empat tipe konsumen yang biasa dipilih yaitu konsumen loyal, konsumen diskon, konsumen impulsif, dan konsumen berdasarkan kebutuhan. 

  1. Pendekatan Karakteristik Konsumen

Metode ini melihat apa yang menjadi pemicu dalam pengambilan keputusan untuk membeli. Terdapat beberapa macam karakteristik konsumen, tetapi untuk zaman modern terdapat tiga jenis yang umum digunakan yaitu:

  • Kenyamanan: Ini adalah salah satu pemicu paling umum pada konsumen modern. Konsumen modern yang dimaksud adalah konsumen yang tidak punya banyak waktu untuk membeli langsung, sehingga mereka lebih menyukai produk atau pelayanan yang lebih cepat, simpel dan mudah digunakan.
  • Keterhubungan: konsumen menginginkan produk yang ada pada kehidupan sehari-hari dan digunakan oleh banyak orang. Biasanya metode ini akan melihat bagaimana konsumen mengambil keputusan untuk membeli suatu barang berdasarkan rekomendasi orang-orang terdekat mengenai bagus atau tidaknya produk tersebut.
  • Personalisasi: biasanya disukai oleh konsumen yang lebih menyukai produk yang dibuat khusus untuk mereka secara spesifik. Konsumen akan melihat nilainya berdasarkan penampilan produk atau bagaimana produk tersebut dapat memenuhi kebutuhannya.

Anda perlu memilih pendekatan yang paling sesuai dengan kondisi pemasaran serta perusahaan secara tepat. Hal ini agar memudahkan Anda untuk menyampaikan promosi atau pesan tertentu kepada konsumen secara lebih tepat.

Implementasi dan Manfaat Consumer Profiling Untuk Bisnis

Membuat Consumer Profiling dimulai dari pengumpulan informasi dari konsumen yang ada dan puas dengan produk Anda, lalu mencoba untuk menargetkan prospek baru dengan menyesuaikan profile pada target group yang Anda inginkan. Untuk memulai customer profiling, Anda harus mulai dari:

  1. Mengumpulkan feedback dari pelanggan: Melakukan survey pada pelanggan untuk mengetahui feedback dari apa yang Anda tawarkan dan bagaimana hal itu mempengaruhi bisnis Anda. Tentunya hal ini sangat penting dilakukan, terlebih lagi apabila perusahaan Anda akan mengeluarkan produk terbaru. Anda perlu mengetahui apa yang dibutuhkan dan tidak serta apa yang bisa ditingkatkan dari feedback yang sudah ada. 
  2. Update terus data konsumen Anda: Dokumentasi adalah hal penting dalam membuat consumer profiling. Anda perlu memiliki database yang baik agar Anda dapat membaca dan menganalisa consumer profiling secara lebih mudah. Template yang biasa digunakan dalam consumer profiling harus sama antara satu konsumen dan konsumen lainnya serta mencantumkan informasi lengkap, misalnya nama, alamat email, asal suku, tindakan, kebiasaan, psikografis dan lain sebagainya. 
  3. Melakukan survey berdasarkan ketertarikan: Profile pelanggan dapat berubah tergantung pada pengalaman dan trend yang sedang berjalan, sehingga tidak heran apabila Anda perlu melakukan survey secara sering. Survey yang dilakukan bisa berupa jenis kelamin, jenis pekerjaan, lokasi, kebiasaan, ketertarikan, dan lain sebagainya. 

Baca Juga: Analisa Consumer spending dan geomarketing untuk membantu bisnis tumbuh

Apabila semua data telah terkumpul dan dianalisa, Anda dapat memahami bagaimana konsumen adalah bagian penting yang bertumbuh pada industri bisnis. Untuk itu, setiap profile pelanggan yang sudah ada, perusahaan perlu menemukan variabel yang paling memungkinkan untuk kesuksesan perusahaan dan menjadi top of mind. Anda dapat merancang rencana pemasaran secara lebih tepat, akurat dan ideal agar Anda dapat meningkatkan jumlah penjualan menjadi lebih baik. 

Dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa consumer profiling tidak lebih dari mendefinisikan, segmentasi dan membuat profile target konsumen serta sebagai panduan untuk rencana serta strategi pemasaran. Bukti dari keberhasilan consumer profiling adalah adanya brand-brand terkemuka, agensi dan penerbit yang telah membuktikan nilai dari data sangatlah penting dalam berbisnis. 

Dengan alat atau software khusus, Anda bisa dengan mudah menyusun customer profiling dan membuat strategi marketing yang bisa memenuhi keinginan konsumen dan terpusat pada konsumen tertentu. Ibarat mengemudi, consumer profiling adalah supir yang dapat mengantarkan Anda pada kesuksesan penjualan produk serta memberikan pengalaman terbaik pada konsumen setelah menggunakan produk Anda. Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan konsumen dan dapat menyampaikan pesan secara lebih tepat sasaran kepada konsumen yang diinginkan. 

Memilih software consumer profiling  yang baik dan sesuai kebutuhan industri akan sangat membantu industri untuk mengembangkan bisnisnya. Terralogiq menawarkan consumer profiling dari CARTO untuk membantu industri Anda. Untuk informasi lebih lanjut terkait penerapan consumer profiling, Anda dapat menghubungi kami melalui link ini.

Baca Juga: Pendekatan analisis secara data driven untuk pengembangan bisnis

Author Profile

Nuritia Ramadhani

Content Manager

|

Share this post on

Related Article