Berikut Terms & Conditions saat memasang Google Maps direction API

Berikut Terms & Conditions saat memasang Google Maps direction API

28 Juni 2021

Android adalah software pada mobile device yang meliputi sistem operasi yang digunakan pada smartphone yang dirilis Google yang salah satu komponennya Android Standard Development Kit (SDK) yang menyediakan perlengkapan dan Application Programming Interface (API). Lebih jauh lagi pada artikel ini Anda akan melihat bagaimana ketentuan dalam memasang Google Maps direction API.

SDK (Standard Development Kit) diperlukan untuk memulai pengembangan aplikasi pada platform Android dengan menggunakan bahasa pemrograman Java, yaitu file yang ditandai dengan ekstensi APK lalu didistribusikan sebagai aplikasi dan diinstal pada perangkat mobile berbasis Android.

Salah satu layanan yang diakses dengan peralatan ini adalah Google Maps dengan API sebagai salah satu fungsi yang ada di dalam Google Maps.

API merupakan kepanjangan Application Programming Interface yang merupakan interface (sarana atau media dari dua sistem yang terpisah untuk berkomunikasi) yang mengimplementasikan aplikasi yang memungkinkan aplikasi lain untuk berkomunikasi dengannya. 

Direction API merupakan layanan yang menghitung arah antara lokasi menggunakan permintaan HTTP.

Penentuan jalur terpendek diperlukan karena di dalam kehidupan kita sering melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat yang lain dengan mempertimbangkan efisiensi waktu, jarak tempuh dan biaya dengan tampilan layar berbasis web browser yang lebih banyak dimanfaatkan untuk peta dan rute jalan dan juga bisa dimanfaatkan untuk membangun layanan aplikasi dengan memanfaatkan informasi peta. 

Selain itu Google Maps juga memberikan informasi tentang rute yang akan dilalui dalam bentuk teks.

Pada pembahasan artikel kali ini akan menjelaskan detail mengenai Terms & Conditions yang perlu diperhatikan saat memasang Google Maps direction API.

Dalam mendapatkan petunjuk arah melalui directions API di dapat dengan mempertimbangkan perhitungan arah yang merespons masukan pengguna secara real time (misal dalam elemen antarmuka pengguna).

Memasang Google Maps directions dari sisi elemen antarmuka dapat menggunakan SKU Directions API itu sendiri atau menggunakan Maps Javascript API dengan menggunakan Directions services.

Untuk penggunaan sisi server-side Dapat menggunakan Java Client, Python Client, Go Client and Node.js Client for Google Maps Services.

Seperti yang dijelaskan pada artikel sebelumnya, dengan Directions API, dapat:

  1. Mencari petunjuk arah untuk beberapa moda transportasi, termasuk transit, mengemudi, berjalan kaki, atau bersepeda.
  2. Mengembalikan multi-part direction menggunakan serangkaian titik arah (waypoints).
  3. Menentukan asal, tujuan, dan titik jalan 
    1. String teks (misalnya “Jakarta, Indonesia” atau “Kemang selatan, Jakarta selatan, Indonesia”)
    2. ID tempat (places IDs), 
    3. koordinat lintang/bujur

API mengembalikan rute paling efisien saat menghitung arah. Waktu perjalanan adalah faktor utama yang dioptimalkan, tetapi API juga dapat mempertimbangkan faktor lain seperti jarak, jumlah belokan, dan banyak lagi saat memutuskan rute mana yang paling efisien.

Request directions:

https://maps.googleapis.com/maps/api/directions/outputFormat?parameters

di mana output format dapat berupa salah satu dari nilai berikut:

  • json (disarankan) menunjukkan output dalam JavaScript Object Notation (JSON)
  • xml menunjukkan keluaran sebagai XML

URL harus dikodekan dengan benar agar valid dan dibatasi hingga 8192 karakter untuk semua layanan web. 

Parameter yang diperlukan:

  1. Origin
    Dapat berisi D tempat, alamat, atau nilai garis lintang/bujur tekstual dari mana Anda ingin menghitung arah.

Place_id:

origin=place_id:ChIJ3S-JXmauEmsRUcIaWtf4MzE

String address:

origin=24+Sussex+Drive+Ottawa+ON

Titik koordinat latitude dan longitude

origin=41.43206,-81.38992
  1. Destination
    ID tempat, alamat, atau nilai garis lintang/bujur tekstual yang ingin di hitung arahnya. Opsi untuk parameter tujuan sama seperti untuk parameter origin, yang dijelaskan di atas.
  2. Key
    Kunci API aplikasi. Kunci ini mengidentifikasi aplikasi untuk tujuan pengelolaan kuota. 

Waypoints

Memasang Google Maps waypoints
Source: Google Maps (illustrations)

Pada penggunaan Directions API terdapat limitasi titik jalan (waypoints) yang digunakan.

Permintaan yang menggunakan lebih dari 10 titik jalan (waypoints) dengan waypoints antara 11 dan 25, atau pengoptimalan waypoints, ditagih dengan tarif yang lebih tinggi. 

Saat menghitung rute menggunakan Directions API, dapat menentukan titik jalan untuk mengembalikan rute yang mencakup lintasan terusan (titik berhenti sementara) atau persinggahan di lokasi perantara dapat menambahkan titik jalan (waypoints) ke petunjuk arah mengemudi, berjalan kaki, atau bersepeda, tetapi bukan petunjuk arah transit.

Implementasi penggunaan waypoints pada Directions API dengan menyediakan satu atau beberapa lokasi yang dipisahkan oleh karakter pipa (| atau %7C), dalam bentuk ID tempat, alamat, atau koordinat lintang atau bujur. 

Secara default, layanan Directions menghitung rute menggunakan titik jalan sesuai urutan yang diberikan. 

Prioritas untuk mengurai nilai waypoint adalah ID tempat, koordinat lintang atau bujur, lalu alamat.

Untuk efisiensi dan akurasi, gunakan ID tempat jika memungkinkan. ID ini secara unik eksplisit seperti pasangan nilai lat/lng dan memberikan manfaat Geocoding untuk perutean seperti titik akses dan variabel lalu lintas. 

Tidak seperti alamat, ID tidak memerlukan layanan untuk melakukan pencarian atau permintaan perantara untuk detail tempat; oleh karena itu, kinerjanya lebih baik.

Alternatif lain, dapat menyediakan kumpulan titik yang disandikan menggunakan Algoritma Polyline yang Disandikan akan menemukan set yang disandikan berguna untuk sejumlah besar titik jalan, karena URL secara signifikan lebih pendek. Semua layanan web memiliki batas URL 8192 karakter.

Polyline yang disandikan harus diawali dengan enc: dan diikuti oleh titik dua (:). Misalnya: waypoints=enc:gfo}EtohhU:.

Selain itu juga dapat menyertakan beberapa polyline yang disandikan, dipisahkan oleh karakter pipa (|). Misalnya, titik jalan=via:enc:wc~oAwquwMdlTxiKtqLyiK:|enc:c~vnAamswMvlTor@tjGi}L:| melalui:enc:udymA{~bxM:

Contoh penggunaannya:

https://maps.googleapis.com/maps/api/directions/json?origin=Boston,MA&destination=Concord,MA&waypoints=Charlestown,MA|Lexington,MA&key=YOUR_API_KEY

Penggunaan waypoint akan mempengaruhi rute dengan persinggahan dan melewati titik yang sudah ditentukan.

Untuk setiap titik jalan dalam permintaan, respons arah menambahkan entri ke array legs yang dimasukan memberikan detail persinggahan di bagian perjalanan tersebut.

Jika ingin memengaruhi rute menggunakan titik lewat tanpa menambahkan persinggahan, tambahkan awalan via: ke titik lewat. Titik jalan yang diawali dengan via: tidak akan menambahkan entri ke array legs, tetapi akan merutekan perjalanan melalui titik jalan.

Perlu diperhatikan menggunakan awalan via: untuk menghindari persinggahan menghasilkan arah yang ketat dalam interpretasi titik jalan. Interpretasi ini dapat mengakibatkan jalan memutar yang parah pada rute atau ZERO_RESULTS dalam kode status respons jika Directions API tidak dapat membuat petunjuk arah melalui titik tersebut.

Responses:

memasang-google-maps-response-on-google-direction
Source: raw.githubusercontent.com (@akexorcist)

Respon directions dikembalikan dalam format yang ditunjukkan oleh tanda flag dalam jalur permintaan URL.

Respon directions api berupa data JSON atau XML. 

Contoh respon JSON:

{  “status”: “OK”,  “geocoded_waypoints” : [     {        “geocoder_status” : “OK”,        “place_id” : “ChIJ7cv00DwsDogRAMDACa2m4K8”,        “types” : [ “locality”, “political” ]     },     {        “geocoder_status” : “OK”,        “place_id” : “ChIJ69Pk6jdlyIcRDqM1KDY3Fpg”,        “types” : [ “locality”, “political” ]     },     {        “geocoder_status” : “OK”,        “place_id” : “ChIJgdL4flSKrYcRnTpP0XQSojM”,        “types” : [ “locality”, “political” ]     },     {        “geocoder_status” : “OK”,        “place_id” : “ChIJE9on3F3HwoAR9AhGJW_fL-I”,        “types” : [ “locality”, “political” ]     }  ],  “routes”: [ {    “summary”: “I-40 W”,    “legs”: [ {      “steps”: [ {        “travel_mode”: “DRIVING”,        “start_location”: {          “lat”: 41.8507300,          “lng”: -87.6512600        },        “end_location”: {          “lat”: 41.8525800,          “lng”: -87.6514100        },        “polyline”: {          “points”: “a~l~Fjk~uOwHJy@P”        },        “duration”: {          “value”: 19,          “text”: “1 min”        },        “html_instructions”: “Head \u003cb\u003enorth\u003c/b\u003e on \u003cb\u003eS        Morgan St\u003c/b\u003e toward \u003cb\u003eW Cermak Rd\u003c/b\u003e”,        “distance”: {          “value”: 207,          “text”: “0.1 mi”        }      },      …      … additional steps of this leg    …    … additional legs of this route      “duration”: {        “value”: 74384,        “text”: “20 hours 40 mins”      },      “distance”: {        “value”: 2137146,        “text”: “1,328 mi”      },      “start_location”: {        “lat”: 35.4675602,        “lng”: -97.5164276      },      “end_location”: {        “lat”: 34.0522342,        “lng”: -118.2436849      },      “start_address”: “Oklahoma City, OK, USA”,      “end_address”: “Los Angeles, CA, USA”    } ],    “copyrights”: “Map data ©2010 Google, Sanborn”,    “overview_polyline”: {      “points”: “a~l~Fjk~uOnzh@vlbBtc~@tsE`vnApw{A`dw@~w\\|tNtqf@l{Yd_Fblh@rxo@b}@xxSfytA      blk@xxaBeJxlcBb~t@zbh@jc|Bx}C`rv@rw|@rlhA~dVzeo@vrSnc}Axf]fjz@xfFbw~@dz{A~d{A|zOxbrBbdUvpo@`      cFp~xBc`Hk@nurDznmFfwMbwz@bbl@lq~@loPpxq@bw_@v|{CbtY~jGqeMb{iF|n\\~mbDzeVh_Wr|Efc\\x`Ij{kE}mAb      ~uF{cNd}xBjp]fulBiwJpgg@|kHntyArpb@bijCk_Kv~eGyqTj_|@`uV`k|DcsNdwxAott@r}q@_gc@nu`CnvHx`k@dse      @j|p@zpiAp|gEicy@`omFvaErfo@igQxnlApqGze~AsyRzrjAb__@ftyB}pIlo_BflmA~yQftNboWzoAlzp@mz`@|}_      @fda@jakEitAn{fB_a]lexClshBtmqAdmY_hLxiZd~XtaBndgC”    },    “warnings”: [ ],    “waypoint_order”: [ 0, 1 ],    “bounds”: {      “southwest”: {        “lat”: 34.0523600,        “lng”: -118.2435600      },      “northeast”: {        “lat”: 41.8781100,        “lng”: -87.6297900      }    }  } ]}

Umumnya, hanya satu entri dalam array rute yang dikembalikan untuk pencarian arah, meskipun directions service dapat mengembalikan beberapa rute jika melewati alternatif=true.

hasil ini umumnya perlu dipasang jika ingin mengekstrak nilai dari results directions services dan parsing JSON relatif mudah. 

Demikian pembahasan mengenai terms & conditions yang perlu diperhatikan saat memasang Google Maps direction API.

Terralogiq sebagai satu-satunya Google Maps Premier Partner di Indonesia bertujuan membantu bisnis anda untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis dengan mengintegrasikan Google Maps Platform dan menyederhanakan penerapan Google Maps API dan SDK.

Jika Anda memerlukan bantuan dalam mengimplementasikan Google Maps Platform APIs untuk solusi bisnis aplikasi atau membutuhkan dukungan teknis memasang Google Maps dan informasi lainnya mengenai Google Maps Platform. Hubungi kami di halo@terralogiq.com. Semoga bisa membantu. Terima kasih sudah membaca artikel kali ini, tunggu update terbaru pembahasan artikel selanjutnya yaa..

Author Profile

Sada

Customer Solutions Consultant Terralogiq Premier Partner Google Maps Platform

|

Share this post on

Related Article

Leave a Reply

Name

Email

Comments