Apa Itu Consumer Goods: Pengertian, Jenis, dan Perusahaan

9 Desember 2023

Sadar atau tidak sadar Anda sangat dekat dengan produk-produk consumer goods. Mengapa? Karena produk ini adalah produk yang biasanya kita gunakan untuk kehidupan kita sehari-hari. Dalam artikel ini kita akan membahas pengertian consumer goods, jenis produk consumer goods, dan perusahaan consumer goods.

Apa Itu Consumer Goods: Pengertian, Jenis, dan Perusahaan

Key takeaways:

  • Consumer goods adalah produk yang ditujukan untuk konsumen secara pribadi untuk memenuhi kebutuhannya dan merupakan barang jadi yang siap digunakan
  • Terdapat 3 jenis consumer goods, yaitu barang konsumen tahan lama, barang konsumen tidak tahan lama, dan jasa
  • Terdapat 4 jenis produk consumer goods berdasarkan perilaku pembeliannya, yaitu convenience goods, shopping goods, specialty goods, unsought goods.
  • Fast Moving Consumer Goods (FMCG) adalah produk yang memiliki perputaran omset yang cepat, dan biaya yang relatif rendah. Biasanya, produk ini memiliki masa simpan yang relatif singkat karena sifatnya yang mudah rusak. 
  • Perusahan FMCG di Indonesia umumnya beroperasi secara stabil seperti Wings Group, Indofood, Unilever, dan masih banyak lagi.
  • Pengembangan perusahaan FMCG membutuhkan pola kerja yang rapi, terstruktur, dan terintegrasi untuk membantu pertumbuhan pekerjaan.

Consumer goods dalam Bahasa Indonesia berarti barang konsumsi, adalah suatu produk yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Barang konsumsi ditujukan untuk penggunaan pribadi, hal ini dapat diartikan bahwa produk konsumen siap digunakan langsung oleh pelanggan untuk hal-hal seperti pemeliharaan rumah, kebersihan, dan hiburan.

Consumer goods adalah produk atau barang konsumsi ini sifatnya adalah barang akhir yang tidak dapat digunakan untuk diproduksi kembali. Produk Consumer goods adalah produk yang dicari oleh banyak konsumen dan memiliki kemungkinan pembelian kembali di lain hari.

Sehingga produk yang tergolong dalam consumer goods ini adalah produk dalam tahap akhir rantai pasokan (supply chain) dan siap dibeli oleh konsumen di toko-toko. Untuk mempelajari lebih dalam apa itu consumer goods, simak artikel di bawah ini!

Pengertian Consumer Goods

Consumer goods adalah produk atau barang konsumsi atau barang yang diproduksi untuk diperjual belikan kepada konsumen dalam bentuk produk jadi. Secara sederhananya, consumer goods produk komersial yang dapat langsung digunakan oleh konsumen akhir.

Barang-barang consumer goods yang sering kita temui adalah pakaian, makanan dan minuman, kosmetik, produk pembersih, dan masih banyak lagi. Barang-barang tersebut sudah siap untuk dipakai oleh konsumen. 

Dalam proses membuat consumer goods, barang mentah dan bahan dasar diolah menjadi bahan setengah jadi, kemudian barang tersebut siap untuk dimakan atau digunakan. Sehingga konsumen tidak perlu mengolah dari bahan mentah sampai siap digunakan. 

3 Jenis Consumer Goods

Terdapat beberapa klasifikasi barang konsumsi dari sudut pandang ekonomi, yaitu barang tahan lama, barang tidak tahan lama, dan jasa. Barang konsumsi yang termasuk dalam kelompok consumer goods biasanya dibeli untuk penggunaan rumah tangga atau profesional, serta untuk penggunaan yang bersifat santai atau pribadi. 

3 Jenis Consumer Goods

1. Barang Konsumsi Tahan Lama

Barang tahan lama adalah produk dengan umur lebih dari tiga tahun. Karena umurnya yang lama, barang ini dapat digunakan berulang kali oleh konsumen. Contoh barang konsumen tahan lama adalah telepon seluler dan peralatan rumah tangga seperti mesin pencuci piring, pengering rambut, televisi, lemari es, dan AC. 

Biasanya, barang konsumen tahan lama adalah barang belanjaan atau produk belanjaan yang memerlukan lebih banyak pertimbangan dan penelitian dibandingkan produk lainnya.

2. Barang Konsumen Tidak Tahan Lama

Berbeda dengan barang konsumen yang tahan lama, barang yang tidak tahan lama tidak akan bertahan lebih dari tiga tahun. Selain itu, konsumen hanya dapat menggunakan produk ini satu kali. 

Barang tidak tahan lama adalah barang kebutuhan sehari-hari. Barang ini adalah barang yang sering digunakan dan dibeli konsumen. 

Barang-barang tersebut termasuk barang Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dan barang consumer packaged goods (CPG). Perusahaan CPG menggunakan kemajuan modern di bidang manufaktur untuk dengan cepat menciptakan produk yang mereka anggap memiliki permintaan tinggi berdasarkan perilaku konsumen, misalnya makanan dan minuman seperti es krim atau permen, produk perawatan pribadi seperti pasta gigi, atau produk rumah tangga seperti deterjen.

3. Jasa

Jenis selanjutnya adalah produk tidak berwujud berupa jasa yang dibayar oleh konsumen juga termasuk dalam barang konsumen. Contoh jasa yang biasanya kita gunakan adalah jasa potong rambut dari penata rambut, jasa tukang pipa ledeng untuk rumah Anda, jasa atau layanan kesehatan, ataupun jasa lainnya yang tidak dicari atau digunakan secara aktif seperti jasa pemakaman.

Kita sudah mengetahui berbagai jenis consumer goods dari sudut pandang ekonomi. Selain itu, kita juga perlu tau beberapa produk yang merupakan bagian dari consumer goods. Berikut adalah empat jenis produk consumer goods berdasarkan perilaku pembeliannya. 

Jenis Produk Consumer Goods

Empat jenis produk berdasarkan perilaku pembelian consumer goods adalah:

1. Convenience Consumer Goods

Convenience consumer goods adalah barang yang umumnya memiliki frekuensi pembelian yang tinggi atau sering dibeli. dibutuhkan dalam waktu segera, dan hanya memerlukan usaha yang sangat kecil dalam pembandingan dan pembeliannya. 

Contoh dari barang convenience consumer goods adalah rokok, sabun, pasta gigi, makanan dan minuman, dan lain sebagainya. Convenience consumer goods sendiri dapat  dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu staples, impulse goods, dan emergency goods

  • Staples 

Staples adalah barang yang dibeli konsumen secara reguler atau rutin, misalnya sabun mandi dan pasta gigi. 

  • Impulse Goods

Impulse goods merupakan barang yang dibeli tanpa perencanaan terlebih dahulu ataupun usaha-usaha untuk mencarinya. Biasanya impulse goods tersedia dan dipajang di banyak tempat yang tersebar, sehingga konsumen tidak perlu repot-repot mencarinya. 

Contoh dari Impulse goods adalah permen dan coklat. Biasanya impulse goods dipajang di dekat kasir supermarket untuk menarik minat belanja yang datang secara tiba-tiba saat melihat barang yang dijual. 

  • Emergency Goods

Emergency goods adalah barang yang dibeli oleh konsumen karena dirasa sangat mendesak. Contoh dari emergency goods misalnya payung dan jas hujan dimusim hujan.  

2. Shopping Consumer Goods

Shopping consumer goods adalah barang-barang yang sebelum dibeli melewati proses pemilihan dan pembeliannya dibandingkan oleh konsumen di antara 14 berbagai alternatif yang tersedia. 

Kriteria perbandingan tersebut meliputi harga, kualitas, dan model masing-masing barang. Contohnya alat-alat rumah tangga, pakaian, dan furniture. 

Shopping consumer goods terdiri atas dua jenis, yaitu homogeneous shopping goods dan heterogeneous shopping goods

  • Homogeneous Shopping Goods

Homogeneous shopping goods adalah barang-barang yang dianggap serupa dalam hal kualitas tetapi cukup berbeda dalam harga. Oleh karenanya,  konsumen berusaha mencari harga yang termurah dengan cara membandingkan harga di satu toko dengan toko lainnya. Contohnya adalah tape recorder, TV dan mesin cuci. 

  • Heterogeneous Shopping Goods

Heterogeneous shopping goods adalah barang-barang yang aspek karakteristik atau ciri-cirinya (features) dianggap lebih penting oleh konsumen daripada aspek harganya. Dengan kata lain, konsumen mempersepsikannya berbeda dalam hal kualitas dan atribut. Contohnya perlengkapan rumah tangga, mebel, dan pakaian.

3. Specialty Consumer Goods

Specialty consumer goods adalah barang-barang yang memiliki karakteristik merek yang unik. Bisanya untuk membeli barang ini, beberapa konsumen bersedia melakukan usaha khusus untuk membelinya. Umumnya jenis barang specialty adalah barang-barang mewah dengan merek dan model spesifik, seperti mobil sport mewah, pakaian desainer terkenal (misalnya Christian Dior dan Hermes), kamera, dan lain-lain. 

4. Unsought Consumer Goods 

Unsought consumer goods adalah barang-barang yang pada umumnya belum terpikirkan untuk dibeli oleh konsumen walaupun konsumen telah mengetahui barang ini. 

Terdapat dua macam unsought consumer goods, yaitu regularly unsought consumer goods dan new unsought consumer goods

  • Regularly unsought goods 

Regularly unsought goods adalah barang-barang yang sebetulnya sudah ada dan diketahui oleh konsumen, tetapi tidak terpikirkan untuk membelinya. Contohnya ensiklopedia, asuransi jiwa, batu nisan, tanah kuburan. 

  • New unsought goods 

New unsought goods adalah barang yang benar-benar baru dan sama sekali belum diketahui oleh konsumen. Jenis barang ini merupakan hasil inovasi dan pengembangan produk baru, sehingga belum banyak konsumen yang mengetahuinya. 

Fast Moving Consumer Goods (FMCG)

Fast Moving Consumer Goods (FMCG)

Fast Moving Consumer Goods (FMCG) adalah produk yang memiliki perputaran omset yang cepat, dan biaya yang relatif rendah. Biasanya, produk ini memiliki masa simpan yang relatif singkat karena sifatnya yang mudah rusak. 

Kategori produk FMCG umumnya mencakup berbagai macam produk konsumen yang sering dibeli termasuk peralatan mandi, sabun, kosmetik, pasta gigi, pisau cukur dan deterjen, serta non-durable seperti gelas, lampu, baterai, produk berbahan kertas dan barang-barang plastik. 

FMCG juga termasuk obat-obatan, barang elektronik, produk makanan dan minuman kemasan, meskipun ini sering dikategorikan secara terpisah.

Karena barang FMCG adalah barang yang populer dan benar-benar memenuhi kebutuhan konsumen, maka perputarannya menjadi cepat dan omsetnya menjadi besar walaupun bukan barang-barang yang mahal. 

Baca juga: Peran dan Cara Mengoptimalkan FMCG Supply Chain

Perusahaan FMCG di Indonesia

Di Indonesia sudah banyak perusahan FMCG yang berkembang dengan stabil. Mungkin perusahaan-perusahaan ini sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Perusahaan ini menyediakan beragam produk-produk FMCG untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Berikut adalah beberapa perusahaan FMCG yang berkembang di Indonesia.

  • Wings Group
  • Indofood
  • Unilever Indonesia
  • Nestle Indonesia
  • Kapal Api Group
  • Ultrajaya
  • Frisian Flag
  • Mayora
  • Protect and Gamble Indonesia (P&G)
  • KAO Indonesia, dan masih banyak lainnya.

Setelah membaca artikel ini, Anda akan mengerti mengenai apa itu consumer goods. Mungkin sebagian dari Anda akan tertarik untuk mengembangkan industri FMCG karena perputaran omsetnya yang terbilang cepat. Hal ini dapat membuat Anda mendapatkan keuntungan yang besar melalui penyediaan barang konsumsi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi Anda yang tertarik untuk mendalami apa itu consumers goods dan ingin mengembangkan industri FMCG perlu untuk memperhatikan pola kerja yang akan Anda lakukan. Pola kerja yang Anda lakukan dapat sangat berarti untuk pengembangan bisnis FMCG Anda.

Hal ini dikarenakan Industri FMCG adalah industri yang sangat dinamis dan membutuhkan pola kerja yang rapi, terstruktur, dan terintegrasi. Anda dapat menggunakan jasa layanan kami, Terralogiq untuk menciptakan pola kerja yang terintegrasi dengan dukungan Google Workspace. Hubungi kami lebih lanjut untuk mendapatkan layanan kami.

Author Profile

Share this post on

Related Article