Apa definisi dan cara kerja Geographic Information System (GIS)?

Apa definisi dan cara kerja Geographic Information System (GIS)?

16 Agustus 2021

GIS (Geographic Information System) atau sistem informasi geografis adalah alat berbasis komputer untuk memetakan dan menganalisis hal-hal yang ada dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di bumi. Teknologi GIS mengintegrasikan database umum dengan operasi seperti kueri dan analisis statistik dengan visualisasi unik. GIS juga dapat menampilkan aspek geografis serta manfaat analisis yang ditawarkan oleh peta.

Pengertian lain mengenai GIS adalah rangkaian sistem komputer untuk menangkap, menyimpan, memeriksa, dan menampilkan data yang terkait dengan posisi di permukaan bumi. Kemampuan ini membedakan GIS dari alat informasi sistem lainnya yang dapat membuatnya berharga untuk berbagai perusahaan publik maupun swasta. Dengan keunggulannya yaitu dapat menjelaskan peristiwa, memprediksi hasil, dan strategi perencanaan.

Kita ketahui pembuatan peta dan analisis geografis bukanlah hal baru di era sekarang ini, tetapi GIS melakukan tugas-tugas ini dengan lebih baik dan lebih cepat daripada cara manual (conventional) yang lama. Dan, sebelum teknologi GIS muncul, hanya sedikit orang yang memiliki keterampilan yang diperlukan untuk menggunakan sebuah informasi geografis untuk membantu pengambilan keputusan dan memecahkan masalah.

Komponen dalam Geographic Information System (GIS)

Berikut lima komponen GIS yang berfungsi mengintegrasikan lima komponen utama: perangkat keras, perangkat lunak, data, people, dan metode.

Perangkat keras (hardware)

Perangkat keras adalah komputer (PC) dimana GIS dapat beroperasi. Saat ini, perangkat lunak GIS berjalan pada berbagai jenis perangkat keras, dari server komputer terpusat hingga komputer desktop yang digunakan secara stand-alone atau dengan konfigurasi jaringan tertentu.

Perangkat lunak (software)

Perangkat lunak GIS menyediakan fungsi dan alat yang diperlukan untuk menyimpan, menganalisis, dan menampilkan informasi geografis. Komponen perangkat lunak utama tersebut adalah:

  • Alat untuk memasukkan dan memanipulasi informasi geografis.
  • Sistem manajemen basis data 
  • Alat yang mendukung kueri, analisis, dan visualisasi geografis
  • Antarmuka pengguna grafis untuk akses yang lebih mudah ke alatnya.

Data

Mungkin komponen yang paling penting dari GIS adalah data. Data geografis dan tabular terkait data dapat dikumpulkan secara internal atau dibeli dari para penyedia data komersial. Sebuah GIS akan mengintegrasikan data spasial dengan sumber data lain dan bahkan dapat menggunakan sistem manajemen basis data tersendiri, yang digunakan oleh sebagian besar organisasi untuk mengatur dan memelihara data mereka, untuk mengelola data spasial.

People

Teknologi GIS memiliki nilai terbatas tanpa orang yang dapat mengelola sistem dan mengembangkan rencana untuk menerapkannya. Para pengguna GIS berasal dari spesialis teknis yang dapat merancang dan memelihara sistem kepada mereka yang menggunakannya untuk membantu mereka melakukan pekerjaan sehari-hari.

Metode

GIS yang telah sukses beroperasi sesuai dengan rancangan rencana dan aturan bisnis yang dibangun dengan baik, yang merupakan salah satu upaya implementasi praktik dan bagian model operasi yang unik untuk setiap organisasi.

Geographic-Information-System-study-Indonesia

Baca juga Wajib tahu ini dia 4 Teknologi Geospasial dan penerapannya di Indonesia

Bagaimana Geographic Information System (GIS) Bekerja?

GIS menyimpan informasi tentang dunia sebagai kumpulan lapisan tematik yang dapat dihubungkan bersama-sama oleh geografi. Konsep sederhana namun sangat kuat dan serbaguna ini telah terbukti sangat berharga untuk memecahkan banyak masalah dunia nyata dari pelacakan kendaraan pengiriman, untuk merekam detail aplikasi perencanaan, hingga pemodelan sirkulasi atmosfer global.

Referensi Geografis

Informasi geografis berisi referensi geografis eksplisit seperti garis lintang dan garis bujur atau koordinat grid nasional, atau referensi implisit seperti alamat, kode pos, nama jalur sensus, tanda tegakan hutan, atau nama jalan. Proses otomatis yang disebut geocoding digunakan untuk membuat referensi geografis eksplisit (beberapa lokasi) dari referensi implisit (deskripsi seperti alamat). Referensi geografis ini memungkinkan Anda untuk menemukan fitur seperti: sebagai tegakan bisnis atau hutan dan peristiwa seperti gempa bumi di permukaan bumi untuk dianalisis.

Model Vektor dan Raster

Sistem informasi geografis bekerja dengan dua jenis data geografis yang berbeda secara fundamental yaitu model–“model vektor” dan “model raster“. 

Dalam model vektor, informasi tentang titik, garis, dan poligon dikodekan dan disimpan sebagai kumpulan koordinat x,y. Lokasi fitur titik, seperti lubang bor, dapat digambarkan oleh koordinat x,y tunggal. Fitur linier, seperti jalan dan sungai, dapat disimpan sebagai kumpulan titik koordinat. Fitur poligonal, seperti wilayah penjualan dan daerah tangkapan sungai, dapat disimpan sebagai loop tertutup koordinat. 

Model vektor sangat berguna untuk menggambarkan fitur diskrit, tetapi kurang berguna untuk menggambarkan fitur yang terus berubah seperti jenis tanah atau biaya aksesibilitas untuk rumah sakit.

Model raster telah berevolusi untuk memodelkan fitur berkelanjutan seperti itu. Gambar raster terdiri dari kumpulan sel grid seperti peta atau gambar yang dipindai. Baik model vektor dan raster untuk menyimpan data geografis memiliki kelebihan dan kekurangan yang unik. GIS modern mampu menangani kedua model tersebut.

Raster-and-Vector-data-in-GIS

Tidak ada batasan untuk jenis informasi yang dapat dianalisis menggunakan teknologi GIS atau sistem informasi geografis . Jika Anda ingin mempelajari dan memahami langsung bagaimana penggunaan teknologi dan data lokasi terutama pada geospasial hubungi kami melalui halo@terralogiq.com dan mari membahas mengenai kebutuhan bisnis Anda bersama Terralogiq.

Author Profile

Albi Panatagama

Marketing and Public Relations Terralogiq Premier Partner Google Maps Platform

|

Share this post on

Related Article

Leave a Reply

Name

Email

Comments